Berita Edukasi 19 April 2011

1 ) Unikom Kembali Sabet Gelar Juara di AS Tim Robotika Unikom Raih Emas "2011 Robogames" http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/393763/38/ Tuesday, 19 April 2011 BANDUNG – Prestasi kelas dunia kembali diraih tim robotika Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung, Jawa Barat. Setelah sukses menyabet dua emas dan satu perunggu di ajang Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Harford, Connecticut, Amerika Serikat (AS),Unikom merebut gelar juara di ajang 2011 Robogames di San Mateo, California,AS. Keberhasilan meraih kemenangan itu disampaikan Rektor Unikom Edi Suryanto Sugoto seusai menerima pesan singkat pembimbing mahasiswa yang saat ini masih di AS. "Alhamdulillah total kami menyabet lima juara dunia, dengan empat emas dan satu perunggu," ucap Edi dihubungi SINDOkemarin. Untuk kontes tersebut,Unikom memberangkatkan empat orang, yakni Yusrila Kerlooza (ketua tim),Taufiq N Nizar yang merupakan dosen pembina, serta dua mahasiswa, Ridyan Ardiyan dan Heri Saffarudin Ariyani. Pada kejuaraan di San Mateo yang berakhir 17 April lalu,dua robot Unikom mendapatkan medali emas untuk kategori fire fightingatau robot pemadam api dan space elevator ribbon climbing robot atau robot pemanjat. Khusus kategori robot pemadam api,Unikom mampu mempertahankan kemenangannya yang ketiga. Sedangkan pada kategori robot pemanjat, kemenangan Unikom mencatatkan prestasi khusus."Kami baru ikut kategori ini, tapi bisa langsung juara pertama," ujar Edi penuh kegembiraan. ...dst 2 ) Robot Indonesia Kuasai Fire Fighting Tiga Tahun Berturut-turut http://www.pikiran-rakyat.com/node/142163 SENIN, 18/04/2011 - 21:47 BANDUNG, (PRLM).- Tim Robotika Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung masih menjadi yang terbaik pada kategori Open Fire Fighting Autonomous, di ajang 2011 Robogames, San Mateo, California, AS, yang diselenggarakan pada 15-17 april kemarin. Dengan kemenangan ini, Tim Robotika Indonesia yang berangkat dengan dana sendiri itu berhasil mempertahankan medali emas pada kategori Open Fire Fighting Autonomous selama tiga tahun berturut-turut. Sebelumnya, Tim Robotika Unikom berhasil meraih medali emas di kompetisi yang sama, pada tahun 2009 dan 2010. Kategori Open Fire Fighting Autonomous pada Kompetisi Robogames merupakan salah satu kategori tersulit. Tantangan utama dari kontes ini adalah membangun sebuah robot otomatis yang dapat bernavigasi. Mekanisme rancangan robot harus mampu melewati sebuah model rumah dan menemukan sebuah lilin yang menyala. Kontes itu merupakan bentuk sebuah model kebakaran di suatu rumah. Robot harus dapat memadamkan api dalam waktu singkat, tanpa menjatuhkan sekat dinding yang sengaja tidak dipasang secara kokoh. Tugas tersebut merupakan model pengoperasian robot otonom di dunia nyata yang menjalankan fungsi pemadaman kebakaran. ...dst 3) Universitas Muhammadiyah Malang Juarai Kontes Jembatan http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/kompetisi/11/04/18/ljumd3-universitas-muhammadiyah-malang-juarai-kontes-jembatan Republika – Sen, 18 Apr 2011 19.51 WIB REPUBLIKA.CO.ID, MALANG - Mahasiswa Fakultas Teknik (FT)Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukir prestasi. Kali ini tim mahasiswa dari Teknik Sipil meraih juara II kontes jembatan dalam ajang Civil Expo 2011 yang diselenggarakan ITS, Sabtu (2/04) lalu. UMM mengalahkan tim tuan rumah dan beberapa universitas ternama, seperti ITB, UGM, dan UI. Pembina tim Teknik Sipil UMM, Khoirul Abadi, menyatakan mereka hanya menurunkan satu tim. Ini berbeda dengan universitas lain yang kebanyakan membawa minimal dua karya. Namun, mental juara yang selama ini menjadi semangat mahasiswa UMM mampu membangkitkan semangat optimismenya. "Mereka masih semester IV, belum mendapatkan perkuliahan jembatan. Tetapi berkat ilmu-ilmu dasarnya yang dikembangkan dan pembinaan yang baik, tim kita sanggup bekerja keras dan menang," kata Khoriul. ...dst 4 ) Juara Dunia Kontes Robot Pulang Kampus http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/18/219034/293/14/-Juara-Dunia-Kontes-Robot-Pulang-Kampus Senin, 18 April 2011 22:37 WIB YOGYKAKARTA--MICOM: Setelah menjadi juara pertama di Kontes Robot Dunia, tim Universitas Gadjah Mada (UGM) pulang kampus. Tim ini menjadi juara pertama di ajang yang bertajuk Trinity Fire Fighting Home Robot Contest and Robo Waiter Competition (TCFFHCRC) di Harford, Connecticut, Amerika Serikat, 9-10 April lalu. Salah satu anggota tim, Farid Inawan, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UGM. Dia mengatakan sejak awal tidak pernah terbayang akan menjadi juara, apalagi juara pertama. pasalnya, tim yang berlaga di kompetisi itu merupakan tim-tim yang handal dan tangguh, seperti mereka yang berasal dari China, Israel, Meksiko, Kanada, Portugal, dan tuan rumah Amerika Serikat. Namun,kemenangan tim UGM itu membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia juga tidak kalah dengan mereka dan mampu bersaing di kancah internasional. ...dst 5 ) ALAT PENELITIAN Peneliti Harapkan Keringanan Bea Masuk http://cetak.kompas.com/read/2011/04/19/05573548/peneliti.harapkan.keringanan.bea.masuk 19 April 2011 Jakarta, Kompas - Tingginya bea masuk alat-alat penelitian, baik yang diperoleh lewat pembelian maupun hibah, membuat banyak penelitian terhambat. Padahal, penggunaan alat penelitian dapat memberi manfaat besar bagi bangsa. "Bea masuk alat penelitian sebaiknya tidak disamakan dengan bea masuk barang impor lain karena tujuannya bukan untuk komersial," kata Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI) Bachtiar Alam, Senin (18/4) di Jakarta. Direktur Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor Iskandar Z Siregar mengatakan, bea masuk alat penelitian berkisar 20-30 persen dari harga alat. Untuk mendapat pembebasan bea masuk, saat perjanjian hibah sebaiknya disertai dengan keterangan pembebasan bea masuk. Namun, mekanisme ini biasanya berlaku jika alat yang dihibahkan memiliki nilai nominal besar serta proses perjanjian hibah disiapkan lama. Kenyataannya, banyak peneliti mendapat bantuan alat penelitian secara spontan setelah mereka mengikuti penelitian di luar negeri. Banyak peneliti perorangan yang tidak mampu membayar bea masuk alat penelitian hingga akhirnya memutuskan tidak mengambilnya peralatan itu. ...dst 6 ) Koordinasi Nasional Perguruan Tinggi Kedinasan http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2089:layanan-informasi&catid=143:berita-harian Written by Layanan Informasi Monday, 18 April 2011 16:27 Jakarta, 18 April 2011--Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) rapat koordinasi lintas nasional bidang penyelarasan pendidikan. Rakor ini dihadiri perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) kementerian dan lembaga lainnya. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso mengemukakan kebijakan pendidikan tinggi berorientasi 5K (Ketersediaan, Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan dan Kepastian). Dikti telah dimandatkan Undang-Undang untuk mengatur pelaksanaan pendidikan tinggi di Indonesia. Inilah mengapa Dikti mengatur pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh BPSDM kementerian dan lembaga lainnya. "Dikti mengatur berbagai hal. Antara lain sertifikasi dosen, kenaikan jabatan, pendidikan jarak jarak dan penyetaraan ijasah," ujar Djoko. Hal-hal tersebut akan tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendiknas dengan menteri terkait. ...dst 7 ) Semua Bisa Kuliah http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2088:layanan-informasi&catid=143:berita-harian Written by Layanan Informasi Monday, 18 April 2011 15:39 Surabaya, 16 April 2011--Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh berdialog dengan ratusan penerima program bantuan biaya pendidikan "Bidik Misi" di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Penerima "Bidik Misi" ITS tersebar di berbagai fakultas. Dalam sambutannya, Nuh menceritakan pengalamannya saat duduk di bangku kuliah kepada penerima "Bidik Misi" di kampus ITS Sukolilo. Nuh yang juga merupakan alumni ITS datang dari keluarga sederhana, namun ia mampu membuktikan prestasinya. Hal inilah yang ingin ia tularkan kepada para mahasiswa. Ia yakin, penerima "Bidik Misi" nantinya akan menjadi generasi penerus yang mengharumkan nama bangsa Indonesia. "Bidik Misi" bertujuan agar masyarakat kurang mampu dapat mengenyam pendididikan tinggi, sehingga mampu memutus mata rantai kemiskinan. "Pintar nomor dua, yang terpenting mahasiswa harus berasal dari kalangan kurang mampu," ujar Rektor ITS Triyogi Yuwono. Triyogi memotivasi penerima "Bidik Misi" agar berprestasi karena mereka setara dengan mahasiswa lainnya dari segi akademik. ...dst 8 ) Kampus Harus Terima Siswa Berkebutuhan Khusus http://kampus.okezone.com/read/2011/04/18/373/447165/kampus-harus-terima-siswa-berkebutuhan-khusus Senin, 18 April 2011 11:09 wib JAKARTA - Sistem inklusi yang diterapkan pada jenjang sekolah dasar (SD) ternyata belum banyak diterapkan di perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menyatakan, perguruan tinggi sebaiknya membuka kesempatan bagi para siswa berkebutuhan khusus untuk melanjutkan pendidikan di kampus mereka. "Jangan sampai akses mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tertutup karena tidak ada kampus yang menerima mereka," kata Nuh usai meninjau ujian nasional (UN) di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Bagian A, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2011). Mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini menambahkan, SLB dirancang untuk membantu para siswa berkebutuhan khusus dengan tiga tujuan utama, yakni menumbuhkan kepercayaan diri, melatih keterampilan hidup, serta membuka akses ke tempat studi lanjutan dan dunia kerja. Pelatihan keterampilan hidup diberikan melalui berbagai pelajaran keterampilan seperti otomotif, tata busana, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta tata rias dan rambut. "Selanjutnya, kita perlu membuka akses ke pendidikan lebih tinggi atau dunia kerja. Jangan sampai sesudah kita didik, mereka tidak memiliki akses ke dunia kerja," kata Nuh mengingatkan. ...dst 9 ) Ijazah Tak Diakui, Perawat di Kuwait Terancam http://cetak.kompas.com/read/2011/04/19/05085268/ijazah.tak.diakui.perawat..di.kuwait.terancam 19 April 2011 Jakarta, Kompas - Pemerintah harus segera menuntaskan kasus ijazah keperawatan perawat Indonesia yang tidak diakui Pemerintah Kuwait. Mereka terancam kehilangan pekerjaan dan hak-hak normatif karena persoalan akreditasi ijazah. Persoalan yang menimpa 54 perawat ini muncul sejak Pemerintah Kuwait menerima surat Kementerian Kesehatan melalui nota diplomatik Kementerian Luar Negeri RI soal pengakuan ijazah. Penanganan yang berlarut-larut berdampak buruk bagi Indonesia karena Kuwait terus merekrut perawat Filipina dan India. Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI-P, Rieke Diah Pitaloka, di Jakarta, Senin (18/4), mendesak Menteri Kesehatan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia segera menuntaskan kasus ini. "Persoalan ini sudah muncul berkali-kali. Kalau Kementerian Kesehatan tidak bisa mengeluarkan pengakuan begitu saja kepada perawat yang sudah di luar negeri, segera benahi di dalam negeri agar kasus ini tak terulang lagi," ujar Rieke. ...dst 10 ) Mahasiswi IPB Dilaporkan Hilang http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/393749/ Tuesday, 19 April 2011 BOGOR- Melinda Fitriana alias Fitri, 24, mahasiswi Program Pascasarjana (S2) Ilmu Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), diduga hilang sejak Jumat (15/4). Hingga kemarin keberadaan Fitri masih belum diketahui. Berdasar informasi yang dihimpun, Fitri dinyatakan hilang setelah Sapto Hartoyo,ayah Fitri, warga Villa Bintaro Regency, Jalan Irian II, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, melapor ke Polres Bogor, Sabtu (16/4),sekitar pukul 01.00 WIB. Sapto melaporkan bahwa putri bungsu dari dua bersaudara ini tidak ada di asramanya, yakni Wisma Fio, Dramaga, Kabupaten Bogor, saat hendak dijemput. "Kami sudah mencari ke mana-mana dan menghubungi teman-teman Fitri, tapi sampai sekarang belum juga ada kejelasan mengenai nasib anak saya," kata Sapto kepada wartawan kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, biasanya saat menjelang akhir pekan yakni pada Jumat sore Fitri pulang."Bahkan,pada Kamis (14/4) lalu saya sempat saling kirim SMS (pesan singkat) dengannya untuk menjemput. Tapi dia malah membalas minta dijemput Jumat sore.Nah,pada Jumat pagi saya SMS memberi kabar akan sampai di Bogor sekitar pukul 15.00, tapi SMS saya itu tidak dijawab. Sejak saat itu dia tidak diketahui keberadaannya," jelasnya. ...dst 11 ) Orang Tua Melinda Emoh Kasus Amanda Terulang http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2011/04/18/brk,20110418-328336,id.html SENIN, 18 APRIL 2011 | 14:05 WIB TEMPO Interaktif, Tangerang- Orang tua dan keluarga Melinda, mahasiswi Sekolah Pascasarjana IPB Bogor yang dilaporkan hilang sejak Jumat lalu, mengaku trauma dengan peristiwa hilangnya Amanda. Kakak sulung Melinda itu pernah hilang pada 2004 selama 3 hari sebelum kemudian ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Saat itu, Amanda tercatat sebagai mahasiswi Universitas Trisakti. "Jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi," kata Sapto Hartoyo, sang ayah, Senin (18/4). Sri Andiani, sang ibu, cemas kalau putri bungsunya kali itu terjerumus dalam aktivitas kelompok tertentu yang saat ini sedang marak diperbincangkan. "Kami khawatir terjadi sesuatu dengannya," kata Sri, Senin (18/4). Sepengetahuan Sri, selama ini Melinda sama sekali tidak menunjukkan gelagat ikut dalam kegiatan apa pun. Kegiatan Melinda, kata Sri, murni kuliah. "Khawatir saja, karena yang sedang ramai dibicarakan saat ini seperti Negara Islam Indonesia (NII)," katanya. ...dst 12 ) Keluarga Yakin Melinda Masih Hidup http://metro.vivanews.com/news/read/215522-keluarga-yakin-melinda-masih-hidup SELASA, 19 APRIL 2011, 07:12 WIB VIVAnews - Keluarga Melinda Fitriana sudah mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan kasus yang menimpa putrinya. Mahasiswi pascasarjan Institut Pertanian Bogor itu hilang sejak Jumat 15 April 2011. Ayah Melinda Fitriana, Sapto Senin malam, 18 April 2011, datang untuk meminta secara pribadi kepada Polda Metro Jaya untuk ikut mengambil tindakan atas kasus yang menimpa anaknya itu. "Mereka ternyata sudah bergerak, dan saya juga berharap anak saya bisa segera ditemukan," ujar Sapto di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat bertemu Komisaris Besar Herry Rodolf Nahak, Senin malam, 15 April 2011. ...dst 13 ) IPB Yakin Melinda Tidak Kena Kasus Cuci Otak http://metro.vivanews.com/news/read/215447-ipb-yakin-melinda-tidak-kena-kasus-cuci-otak SENIN, 18 APRIL 2011, 15:54 WIB VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Bogor, terkait hilanganya Melinda Fitriana, mahasiswi pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak dua pekan lalu. Polda Metro siap diperbantukan untuk mengambil keterangan keluarga korban. Sejauh ini belum ada informasi yang berarti untuk mengungkap keberadaan mahasiswi itu. "Karena kebetulan rumah yang bersangkutan di Jakarta. Keluarga akan dipanggil untuk dimintai keterangan," ujar Kepala Humas Polda Metro Jaya, Baharudin Djafar, Senin 18 April 2011. Menurut dekan pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Dahrul, Melinda Fitriana, merupakan mahasiswa jurusan Ketahanan Teknologi Pangan yang memiliki nilai di atas rata-rata. Melinda bukan mahasiswa yang mudah terpengaruh, apalagi terkena kasus pencucian otak. ...dst 14 ) Sekilas Dalam Negeri Perompak Somalia ABK Sinar Kudus Semakin Tertekan Perompak Somalia Sepakati Jumlah Tebusan Pilih Bayar Tebusan, Pemerintah Tolak Disebut Lemah Antasari Case Yakin Ada Dugaan Rekayasa, Keluarga Nasrudin Dukung Antasari KY Akan Panggil Saksi Ahli untuk Kasus Antasari Pekan Depan Pengacara Antasari Sambangi KY Bahas Pelanggaran Hakim di Sidang Komisi III DPR Dukung Langkah KY Periksa Hakim Kasus Antasari Temuan KY tentang Antasari Bisa Jadi Pertimbangan Hakim di Tingkat PK KY Umumkan Sikap Terkait Kasus Antasari 90 Hari Lagi MA Bantah Temuan KY Tentang Kasus Antasari Azhar Menhukham: KY tidak Boleh Periksa Putusan Hakim UN 2011 Mendiknas: Pelaksanaan Unas Tahun Ini Berbeda M Nuh: Ujian Nasional, Insya Allah Lancar Hari Pertama Unas Banjir Kecurangan Unas jadi Pertaruhan Guru Bersertifikasi Janji Mentah Mendiknas untuk SLB Ekonomi dan Politik Inilah Ciri-ciri Ekonomi RI Kepanasan BBM Tak Naik, Hatta Minta Hentikan Spekulasi Jangan Khawatir, Pasar Minyak Dunia Kelebihan Pasokan Impor Makanan dan Minuman Cina Hanya Tiga Persen SBY: Berikan Rakyat Cek Isi, Bukan Cek Kosong Presiden Diminta Jadi saksi Gugatan Gedung DPR Reses, DPR Ramai-Ramai ke LN Korupsi Wandjojo Siswanto Divonis 3 Tahun Penjara (mantan menteri Kehutanan) Penyimpangan Dana Otsus, Gubernur Papua Barat Siap Diperiksa Citibank PPATK Audit 30 Rekening Malinda PPATK: 2 Bank BUMN Punya Rekening Malinda Bentrok Warga -TNI di Kebumem TNI-Warga Saling Klaim Punya Bukti DPR Minta Klarifikasi Panglima Bom Bunuh Diri Cirebon Sepak Terjang dan Profil Bomber Cirebon Disebut Kafir, Ayah Syarif Menangis Keluarga Syarif Minta Maaf Densus Kejar Instruktur Syarif Facebook Penipuan Melalui Facebook Meresahkan Libya Hari Ini Menlu Turki Minta Khadafi Hentikan Serangan di Misrata Media Prancis Sebut Keterlibatan Koalisi di Libya Sebagai "Munafik" SStt...Diam-diam AS Cari Negara Ketiga Yang Bersedia Beri Suaka Bagi Qaddafi Seorang Kolonel Libya, 19 Orang Lainnya Lari ke Tunisia Dua WNI, Wartawan Metro TV Dievakuasi dari Libya Libya Makin Panas, Kedubes Tunisia Evakuasi Wartawan Metro TV Dalam Enam Minggu, Seribu Warga Libya Tewas di Misrata 1.000 Orang Tewas Oleh Pasukan Gaddafi Saiful Islam Qaddafi Menolak Disebut Pembunuh Jerman Ingin Alihkan Aset Libya ke PBB Jepang Hari Ini Robot dalam Fukushima Daichi Deteksi Radiasi Sangat Tinggi Kerahkan Robot untuk Deteksi Radio Aktif PLTN Fukushima Jepang akan Stop Krisis Nuklir dalam 9 Bulan Dua Pertiga Rakyat Jepang Ingin PM Naoto Kan Mundur Pabrik Toyota di Miyagi Kembali Beropersi Kuwait Sumbangkan Lima Juta Barel Minyak ke Jepang

Related posts

*

*

Top