Berita Edukasi 11 Juni 2011

1 ) ITB Patok 500 Hasil Riset Dipublikasikan di Jurnal Internasional http://www.mediaindonesia.com/ Sabtu, 11 Juni 2011 00:26 WIB BANDUNG--MICOM: Institut Teknologi Bandung (ITB) menargetkan sebanyak 500 hasil riset mahasiswa program starata tiganya (S3) bisa dipublikasikan di jurnal internasional pada 2011. "Tahun ini kami menargetkan ada 500 riset jurnal internasional yang bisa dipublikasikan," kata Sekjen Ikatan Alumni ITB Prof Dr Freddy P Zen pada Seminar Hasil Penelitian Program Hibah Riset Ikatan Alumni 2011 di Auditorium Campus Center Timur ITB Jalan Ganesha Kota Bandung, Jumat (10/6). Freddy mengatakan, tahun lalu jumlah riset ITB yang berhasil dipublikasikan di jurnal internasional ada sebanyak 250 riset. Berdasarkan indeks scopus pada Juni 2011 jumlah mahasiswa yang mengajukan riset jurnal internasional ada 37 mahasiswa dan dosen. "Untuk mengetahui rangking ITB itu bisa dilihat dari riset yang ada di scopus. ITB itu dibandingkan dengan universitas lain, jauh di atas publikasi per tahun dengan jumlah dosen 1.200 dosen. Di tempat lain dosennya jauh lebih banyak dari ITB," katanya. Walaupun mahasiswa ITB yang mengajukan riset untuk dipublikasikan di jurnal internasional semakin meningkat setiap tahunnya namun hal tersebut terkendala masalah klasik, yakni pendanaan. "Peminatnya memang banyak tapi lagi-lagi dana menjadi salah satu kendalanya," kata Freddy. (Ant/OL-5) >>> 2 ) 51 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Robot Nasional http://www.antaranews.com/berita/262381/51-perguruan-tinggi-ikuti-kontes-robot-nasional Jumat, 10 Juni 2011 20:21 WIB Yogyakarta (ANTARA News) - Sebanyak 101 tim dari 51 perguruan tinggi di Indonesia akan bertanding dalam Kontes Robot Nasional 2011 di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, 11-12 Juni 2011. "Kontes Robot Nasional (KRN) merupakan kompetisi yang mempertemukan para pemenang kontes robot di tingkat regional," kata Ketua Panitia KRN 2011 Muhammad Arif Wibisono di Yogyakarta, Jumat. Menurut dia, kompetisi itu mempertandingkan tiga kategori, yakni Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). "KRI diikuti sebanyak 24 tim, KRCI 78 tim yang terdiri atas divisi robot beroda 24 tim, robot berkaki 20 tim, dan `battle` 17 tim, dan KRSI sebanyak 16 tim," katanya. Ia mengatakan, tema KRI adalah Larungan yang mengadaptasi tema Asia-Pacific Broadcasting Union (ABU) Robocon 2011, yakni Loy Kranthong. Dalam kompetisi itu dua robot beradu cepat merangkai sebanyak mungkin kranthong (karangan bunga) kemudian melarungnya. "Pemenang pada kategori itu berhak mewakili Indonesia dalam kontes robot internasional ABU Robocon 2011 di Bangkok, Thailand, 9 September 2011," katanya. Tema KRCI baik divisi beroda maupun berkaki adalah Robot Cerdas Pemadam Api, KRCI "battle" bertema Robot Cerdas Pemain Bola, dan KRSI bertema Robot Tari Klono Topeng. ...dst 3 ) Pancasila Pelajaran Wajib di Perguruan Tinggi http://www.jpnn.com/read/2011/06/10/94684/Pancasila-Pelajaran-Wajib-di-Perguruan-Tinggi- Jum'at, 10 Juni 2011 , 18:43:00 JAKARTA-- Pancasila akan dijadikan salah satu pelajaran wajib di seluruh perguruan tinggi. Keputusan ini sudah disepakati para rektor dalam pertemuan dengan petinggi Kemdiknas pada tanggal 7-8 Juni 2011 lalu. Hanya saja, Kemdikasn tidak akan menyetir perguruan tinggi mengenai model pelajaran Pancasila yang akan diajarkan. "Misalnya, di Universitas Indonesia ada 18 SKS yang digunakan untuk berbagai macam mata pelajaran termasuk Pancasila dan di dalam pengembangan kepribadian. Jadi masing-masing perguruan tinggi punya otonomi untuk menyajikan seperti apa mereka menggelar pendidikan Pancasila itu. Bisa jadi mata kuliah khusus, bisa masuk di PKN, atau bagian dari kelompok pengembangan kepribadian," terang Wakil Mendiknas Fasli Jalal kepada JPNN di Jakarta, Jumat (10/6). Mantan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdiknas ini menambahkan, yang terpenting saat ini adalah isi dari Pancasila itu dapat dimasukkan ke dalam berbagai mata pelajaran yang relevan. Dikatakan, isi dari pembelajaran Pancasila itu sendiri juga tidak harus berupa hafalan, karena Pancasila merupakan bagian dari pendidikan karakter. "Nah, karakter sendiri itu kan memerlukan pembiasaan atau habituasi. Bukan sekedar kognitifnya saja, bukan sekedar mengajarkan. Justru yang paling berat itu adalah menggunakan berbagai macam mata pelajaran terkait , proses pembelajaran yang menarik bagi murid, dan menjadikan kebiasaan terhadap nilai-nilai pancasila tersebut," ujar Fasli. ...dst 4 ) 'Transparansi SNMPTN Masih Jauh dari Kata Sepakat' http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/06/10/lmke6n-transparansi-snmptn-masih-jauh-dari-kata-sepakat Jumat, 10 Juni 2011 14:59 WIB REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Para rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) belum sepakat mengumumkan nilai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2011 secara transparan. Masalah transparansi hasil ujian tersebut sampai saat ini masih dalam proses penggodokan. "Untuk tahun ini tampaknya masalah transparansi tersebut belum siap. Semuanya masih dalam proses," ujar Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN, Herry Suhardiyanto, yang ditemui Republika di kantornya, Jumat (10/6). Herry mengatakan sampai sekarang para rektor PTN masih terus mengadakan rapat secara rutin untuk membahas persoalan transparansi nilai SNMPTN. Sampai sekarang pula suara para rektor tersebut belum bulat. "Namun para rektor telah berjanji akan terus membangun konsistensi untuk membahas masalah ini," ujar Herry yang juga rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut. Herry mengakui, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) adalah suatu hal yang patut diikuti dan dipatuhi untuk membangun akuntabilitas perguruan tinggi di mata masyarakat. "Tetapi banyak hal non-teknis yang membuat kami tidak bisa transparan. Ini menyangkut kepentingan nasional," ujar Herry tanpa mau merinci faktor non-teknis tersebut. ...dst 5 ) Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Doktor Termuda Univ. Muhammad V di Maroko http://www.antaranews.com/berita/262293/mahasiswa-indonesia-raih-gelar-doktor-termuda-univ-muhammad-v-di-maroko Jumat, 10 Juni 2011 07:56 WIB Rabat (ANTARA News) - Mahasiswa Indonesia Arwani Syaerozi MA, menjadi peraih gelar Doktor termuda lulusan dari Universitas Muhammad V Rabat di Maroko, setelah menjalani sidang disertasi doktoral di Auditorium Fak. Adab dan Humaniora Univ. Muhammad V Rabat, Kamis. Arwani Syaerozi MA, salah satu anggota PPI Maroko, didaulat sebagai Doktor lulusan dari Universitas Muhammad V Rabat Maroko, ujar Wakil Ketua PPI Maroko 2010-2011, Burhan Ali kepada ANTARA London, Jumat. Pada sidang disertasi Doktoral hadir Dubes RI untuk Kerajaan Maroko, Tosari Widjaja beserta ibu Mahjsusoh Ujiati, Staf KBRI Rabat, Pengurus Harian dan Anggota PPI Maroko serta Dosen utusan dari Ma`had Atiq Imam Nafi` - Tanger, Dosen dan Mahasiswa Maroko. Dihadapan para penguji dan guru pembimbingnya, Arwani mampu mempertahankan disertasi doktoralnya yang berjudul "Konsep Maqashid Syari`ah dalam Pengembangan Hukum Fikih; Prespektif AlKiya Harrasi" Menurut Arwani, Al Kiya Harrasi (Wafat 1110 M/ 504 H) sebagai ulama tafsir bermadzhab Syafi`i memiliki konsep-konsep maqashid syari`ah dalam buku tafsirnya yang berjudul Ahkamul Qur`an. "Ia juga dianggap sebagai salah seorang ulama yang menjadi motor kajian maqashid syari`ah. Dan Harrasi sebagai ulama Syafi`iyah, pemikiran-pemikirannya sangat tepat untuk diaplikasikan di Indonesia yang mayoritas masyarakat muslimnya bermadzhab Syafi`i," imbuh Kang Wawan, sapaan khas Arwani Syaerozy. ...dst 6 ) Wawan, Doktor Indonesia Termuda di Maroko http://kampus.okezone.com/read/2011/06/10/373/466709/wawan-doktor-indonesia-termuda-di-maroko Jum'at, 10 Juni 2011 10:26 wib JAKARTA - Prestasi pria yang satu ini luar biasa. Dia meraih gelar doktor dalam usia 29 tahun. Gelar tersebut diraih Arwani Syaerozi, mahasiswa program doktor pada Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Muhammad V Rabat. Dia menuntut ilmu di universitas ternama di Maroko tersebut sejak tahun ajaran 2007-2008. Tidak hanya meraih gelar doktor termuda dari Indonesia, Kang Wawan, demikian dia biasa disapa, juga menyelesaikan pendidikan doktornya tepat waktu. Disertasinya yang berjudul Konsep Maqashid Syari'ah dalam Pengembangan Hukum Fikih; Prespektif AlKiya Harrasi, berhasil dipertahankannya pada sidang yang dihadiri Dubes RI untuk Kerajaan Maroko, Tosari Widjaja beserta Ibu Mahjsusoh Ujiati, Staf KBRI Rabat, Pengurus Harian, dan Anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko, serta Dosen utusan dari Ma'had Atiq Imam Nafi'-Tanger, dosen, dan mahasiswa Maroko. Dalam disertasinya, pria lajang yang lahir dan besar di lingkungan Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat ini menulis, Al Kiya Harrasi (Wafat 1110 M/504 H) sebagai ulama tafsir bermadzhab Syafi'i memiliki konsep-konsep maqashid syari'ah dalam buku tafsirnya yang berjudulAhkamul Qur'an. ...dst 7 ) Lulus Langsung Kerja di PLN, Siapa Mau? http://kampus.okezone.com/read/2011/06/10/373/466839/lulus-langsung-kerja-di-pln-siapa-mau Jum'at, 10 Juni 2011 17:05 wib JAKARTA – Lulusan SMA yang tertarik untuk bekerja di Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa mengikuti program ini. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuka penerimaan mahasiswa baru Program Diploma 3 (D-3) tahun akademik 2011/2012 bagi lulusan SMA/MA/SMK. Nantinya, mereka akan memperoleh pendidikan yang berorientasi pada kemampuan dan keahlian terapan. Program ini menawarkan beasiswa dari PT PLN (Persero) dalam pelaksanaan kerja praktik dan pengerjaan Tugas Akhir. Selain itu, jika kamu memiliki IPK minimal 2,75 dan masa studi maksimal tujuh semester, setelah lulus, kamu akan langsung diterima sebagai karyawan PT PLN (Persero). Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 1 Juni lalu dan akan berakhir 12 Juli pukul 12.00 WIB. Pilihan program studi yang ditawarkan hanya dua, yaitu Teknik Mesin dan Teknik Elektro. Para pelamar haruslah pelajar SMA/MA/SMK jurusan IPA lulusan 2011, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dan bebas narkoba. Tata cara pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai program tersebut dapat diperoleh dengan mengakses situs http://smits.its.ac.id ...dst 8 ) "Gelar Ganda" Banyak Diminati http://cetak.kompas.com/read/2011/06/11/02442386/gelar.ganda.banyak.diminati 11 Juni 2011 Jakarta, Kompas - Meski perizinannya masih kontroversi, program sarjana bergelar ganda di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta banyak diminati. Bahkan untuk membantu mahasiswa, sejumlah perguruan tinggi membantu mencarikan pinjaman lunak. Muslich Hartadi Sutanto, Kepala Bagian Kerja Sama dan Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang dihubungi dari Jakarta, Jumat (10/6), mengatakan, penyelenggaraan program sarjana gelar ganda (double degree) yang sudah dibuka sekitar empat tahun di kampus ini cukup diminati masyarakat yang ingin kuliah di luar negeri. Program ini dapat menghemat biaya kuliah, tetapi mahasiswa mendapat dua ijazah sarjana dari kampus di dalam negeri dan kampus mitra di luar negeri. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Urusan Internasional UMS M Wahyuddin mengatakan, dari perhitungan kuliah di salah satu kampus mitra di Inggris, misalnya selama empat tahun butuh biaya senilai Rp 1 miliar, dengan program double degree, biaya kuliah untuk mendapatkan sarjana dari luar negeri bisa dihemat menjadi Rp 400 juta ...cut... Terkait dengan keluhan perizinan program double degree, Achmad Jazidie, Direktur Kerja Sama dan Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, justru mempertanyakan keakuratan data pengajuan perizinan. Menurut dia, masih sedikit perguruan tinggi di Indonesia yang mengajukan izin kerja sama dengan perguruan tinggi atau lembaga di luar negeri. (ELN) ...dst 9 ) Unisba Gelar Seminar on Mathematic and Statistics http://www.pikiran-rakyat.com/node/148114 JUMAT, 10/06/2011 - 11:00 BANDUNG, (PRLM).- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Satellite International Seminar on Mathematic and Statistics, Jumat (10/6) di Aula Utama Unisba Jln. Tamansari Bandung. Kegiatan ini digelar dalam rangka milad ke-53 Unisba. Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini Prof. Dr. Rudiger Schultz (ahli optimisasi Fakultas Matematika Universitas Dushburg Essen Jerman), Dr Abdel Salhi (ahli data mining, Ketua Jurusan Matematika Universitas Essex London), Prof. Dr Maman A Djauhari (ahli statistika Fakulti Sains Universiti Teknologi Malaysia), Prof Dr. Ismail Mohd (ahli optimisasi Fakulti Sains dan Teknologi Univerity Malaysia Terengganu). Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Bandung. (A-157/A-147)*** >>> 10 ) Mahasiswa ITB Gelar Festival Gamelan Jawa Internasional http://www.antaranews.com/berita/262350/mahasiswa-itb-gelar-festival-gamelan-jawa-internasional Jumat, 10 Juni 2011 16:52 WIB | Bandung (ANTARA News) - Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa (PSTK) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengadakan Festival Gamelan Jawa Internasional dalam rangka HUT ke-40 Tahun PSTK ITB, di Aula Timur Kampus ITB Jalan Ganesha Kota Bandung, pada 11-12 Juni 2011. "Tujuan pertama dari acara ini ialah untuk memperingati Tanggap Warsa 40 Tahun PSTK ITB, selain untuk mempopulerkan kembali seni budaya gamelan di tengah derasnya arus globalisasi saat ini," ketua Acara Tanggap Warsa ke-40 PSTK ITB, Teguh Wibowo, Jumat. Teguh mengatakan, ada dua grup gamelan dari luar negeri yakni Malaysia (Sanggar Kirana Universitas Teknologi Petronas Malaysia) dan Singapura (Gamelan Asmarandana) yang akan ikut serta dalam acara ini. Selain itu, masih ada sembilan penampil gamelan akan unjuk kebolehan dalam Festival Gamelan Internasional yang digelar oleh Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa (PSTK) ITB. "Kesembilan peserta yang dua diantaranya berasal dari luar negeri, yakni Singapura dan Malaysia, ini akan memperebutkan tropi dan sejumlah uang," kata dia. ...dst 11 ) Diikuti Grup Asal Malaysia dan Singapura http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/404998/ Saturday, 11 June 2011 BANDUNG – Sebanyak sembilan grup gamelan dari dalam dan luar negeri akan berkompetisi dalam ajang Festival Gamelan Jawa Internasional 2011 yang diselenggara kan Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa (PSTK) ITB,11-12 Juni 2011. Menurut Ketua Festival Gamelan Jawa Internasional Teguh Wibowo, ajang itu untuk memopulerkan kembali seni budaya gamelan di tengah derasnya arus informasi global. "Kami ingin mengapresiasi pecinta gamelan Jawa untuk menunjukkan eksistensi dan kecintaan pada gamelan. Keberadaan mereka sebagai pelestari budaya jumlahnya makin hari semakin menurun," ujarnya saat konferensi pers di Aula Barat ITB,Kota Bandung,kemarin. Dia berharap festival yang digelar untuk memperingati 40 tahun PSTK ITB itu mampu merangsang munculnya grup gamelan di dalam negeri. Dalam festival itu, setiap grup yang terdiri sekitar 15 - 36 personel itu diberikan waktu selama satu jam untuk menunjukkan kemampuan memainkan gending.Tidak hanya menampilkan gending tradisional, peserta dituntut mampu menampilkan gending kontemporer yaitu permainan gamelan yang dipadukan dengan alat musik modern. ...dst 12 ) Universitas Trisakti Gelorakan Kampanye Lingkungan http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/10/232940/293/14/Universitas-Trisakti-Gelorakan-Kampanye-Lingkungan Jumat, 10 Juni 2011 16:38 WIB JAKARTA--MICOM: Universitas Trisakti (Usakti) mengajak mahasiswa dan masyarakat terus menggelorakan kampanye lingkungan menghadapi perubahan iklim (climate change). "Kita ingin mahasiswa peduli lingkungan dan masyarakat turut terlibat dalam kampanye lingkungan yang setiap tahun kami selenggarakan di kampus Usakti. Apalagi kita menghadapi tantangan dan isu global perubahan iklim atau climate change yang digemakan seluruh dunia," kata Ketua Jurusan Teknik Lingkungan Usakti Ariani Dwiastuti, pada acara Environmental Fair ke X di kampus Usakti, Jakarta,Jumat (10/6). Acara tersebut dihadiri dan diresmikan Rektor Usakti Thobi Mutis, didampingi Ida Bagus Rabindra, Dekan Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan. ...dst 13 ) Siapkan Aturan Menghormati Bendera http://www.jpnn.com/read/2011/06/10/94620/Siapkan-Aturan-Menghormati-Bendera- Jum'at, 10 Juni 2011 , 08:25:00 JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh, mengaku prihatin dengan kasus sekolah yang tidak mau menghormati bedera merah putih. Dia menegaskan, menghormati bendera itu bukan syirik atau menyekutukan Allah. Menurut nuh, kasus yang dialami dua sekolah di Jawa Tengah tersebut merupakan imbas dari otonomi daerah. "Otonomi memang bisa memunculkan pandangan lokalistik," tandas mantan rektor ITS itu di DPR RI kemarin (9/6). Tapi, khusus aturan-aturan yang sudah baku harus, perubahan harus menjalani kajian dulu. Nuh mengatakan, di setiap negara ada sibol-simbol kenegaraan yang harus dihormati. Jika di tanah air ini, bendera merah putih merupakan salah satu sibol negara yang harus dihormati. Dia mengatakan, menghormati bendera merah putih itu tidak sama dengan menyembah merah putih. "Jadi menghormati merah putih bukan perbuatan syirik," ucap mantan menkominfo itu. Supaya kasus serupa tidak menyebar, Nuh mengatakan sekolah-sekolah tetap mengajarkan muridnya menghormati nilai-nilai kebangsaan. Termasuk memberikan penghormatan terhadap bendera nasional. Selain itu, Kemendiknas bakal membuat aturan baku bagi para siswa untuk dibiasakan menghormati sibol-simbol negara. ...dst 14 ) Markas Menwa Terancam Digusur http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/405001/ Saturday, 11 June 2011 BANDUNG – Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat akan menggugat Kodam III Siliwangi atas permohonan relokasi dan pengosongan markas Menwa Jabar di Jalan Surapati,Kota Bandung. Lokasi tersebut diakui Kodam sebagai pinjaman kondisi darurat pada era 1960-an dari ahli waris Sakirman."Kami memohon perlindungan hukum kepada Presiden agar diberi kesempatan untuk memperoleh hak atas tanah dan bangunan ini. Sejak 1966,Menwa juga sudah mendiami persil tanah di Surapati 29 secara mutlak sesuai keputusan Gubernur Jabar," ujar Wakil Ketua Menwa JabarTata Astayuda,kemarin. Dia menegaskan pengurus Menwa Jabar bertekad menempuh jalur hukum atas rencana penggusuran yang akan dilakukan Kodam. Pihaknya juga sudah mengirim surat resmi ke Presiden dengan tembusan berbagai instansi untuk meminta perlindungan hukum dan keadilan. ...dst 15 ) Sekilas dalam Negeri Kasus Nazaruddin Nazaruddin Membangkang Nazaruddin Mainkan Banyak Proyek Nazaruddin dan Istrinya Bisa Dijemput Paksa Kasus Nunun Kemenlu Enggan Tanggapi Tudingan Patrialis, Soal Pencarian Nunun Identitas Nunun Disebar ke 188 Negara Status Dieng turun Status Dieng Turun, Menjadi Waspada Kisruh PSSI Kongres Luar Biasa PSSI Diundur 9 Juli Lain-Lain Istana Beli Pesawat Kepresidenan Seharga Rp 500 miliar Hakim Tidur Saat Sidang Akan Dihukum Dokter Jadwalkan Angkat Silikon Payudara MalindaOperasi tak Bisa Dilakukan di RS Polri Wabah E-coli Taoge Jerman memang penyebar E. coli Untuk Kali Kedua, Taoge Biang Keladinya! Jerman Identifikasi Penyebab Kematian 30 Orang: Wabah E-coli Bersumber dari Kecambah Berita Libya hari ini NATO Menyerang dengan Bom, Pasukan Qaddafi Membalas dengan Klakson Mob … Usir Qadafi, Dewan Transisi Nasional Ngutang 800 Juta Poundsterling Turki Tawari Jaminan untuk Khadafy Turki Beri Gaddafi "Jaminan" Jika Ia Mau Tinggalkan Libya NATO: Khadafi Target yang Sah ICC Mungkin Tidak Larang Gaddafi Tinggalkan Libya Suriah Pasukan Suriah Mulai Operasi di Kota Utara Demontrasi kembali telan puluhan korban di Suriah China Banjir di China Tengah, 50 Tewas Yaman Ahli AS: Serangan Terhadap Saleh Adalah Bom "Pekerjaan Orang Dalam"

Related posts

*

*

Top