Berita Edukasi 31 Mei 2011

1 ) Seluruh Perguruan Tinggi Wajib Penelitian http://www.jpnn.com/read/2011/05/30/93603/Seluruh-Perguruan-Tinggi-Wajib-Penelitian- Senin, 30 Mei 2011 , 20:31:00 JAKARTA—Seluruh perguruan tinggi wajib melakukan penelitian. Ketentuan ini sudah dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-undang Perguruan Tinggi (RUU PT). Mendiknas M Nuh mengatakan, kewajiban penelitian ini karena masih minimnya jumlah karya ilmiah penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi. "Perguruan tinggi akan dipaksa, mau tidak mau harus melakukan penelitian. Karena penelitian dan pengabdian masyarakat itu bukan suatu yang sifatnya opsi atau optional atau complimentary, tetapi utuh layaknya ada proses belajar mengajar di kelas," ungkap Mendiknas di dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Jakarta, Senin (30/5). Nuh menjelaskan, usulan – usulan yang diberikan oleh Kemdiknas merupakan usulan yang sifatnya paling substantif. Dia tegaskan, selain pendidikan, elemen Tridharma perguruan tinggi yang lain, yakni penelitian dan pengabdian masyarakat juga harus digenjot. Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) ini berharap daya inovasi di perguruan tinggi semakin tinggi. Harus ada peran dan kontribusi nyata dari perguruan tinggi di bidang kesejahteraan masyarakat. ...dst 2 ) UU PT Dorong Biaya Kuliah Murah http://www.jpnn.com/read/2011/05/30/93610/UU-PT-Dorong-Biaya-Kuliah-Murah- Senin, 30 Mei 2011 , 21:30:00 JAKARTA— Wakil Ketua Komisi X DPR, Rully Chairul Azwar, menjanjikan, Undang-undang Pendidikan Tinggi nantinya berbeda dengan UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Menurutnya, UU BHP hanya mengatur tata kelola perguruan tinggi saja. Sedangkan UU PT yang saat ini masih dalam pembahasan, lebih membangun sistem. "Yakni sistem yang melibatkan masyarakat, dunia kerja dan pengguna hasil penelitian. Maka dari itu, harus dipisahkan antara BHP dan UU PT ini. Kita ingin sebanyak mungkin angkatan kerja kita itu lulusan perguruan tinggi, atau minimal sarjana keahlian vokasi (kejuruan)," jelas Rully usai rapat kerja gabungan bersama dengan Kemdiknas, Kemenkes, Kemenag dan Kementerian Hukum dan HAM di Komisi X DPR RI, Jakarta, Senin (30/5). Ditanya mengenai masalah biaya kuliah di pendidikan tinggi, politisi Partai Golkar itu mengatakan, nantinya di dalam UU PT ini juga akan diatur tentang keterlibatan pihak swasta untuk berinvestasi di dunia pendidikan tinggi. "Nantinya memang akan diatur bagaimana membuat kebijakan yang bisa menarik minat swasta untuk investasi di perguruan tinggi. Dengan banyaknya perguruan tinggi yang bermutu, saya yakin harga atau biaya pendidikan tinggi tidak akan tinggi seperti saat ini," imbuhnya. ...dst 3 ) Biaya Pendidikan Tinggi Akan Dipangkas http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/402419/ Tuesday, 31 May 2011 JAKARTA – Komisi X DPR membentuk Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang – Undang (RUU) Perguruan Tinggi (PT) yang akan memperjuangkan biaya di perguruan tinggi negeri (PTN) agar lebih murah. Ketua Panja RUU PT DPR Rully Chairul Azwar mengatakan, biaya untuk menempuh kuliah menjadi tidak terjangkau bagi sebagian kalangan karena kesalahan konsep pengelolaan anggaran pendidikan. Lebih condongnya dana untuk gaji guru, anggaran pendidikan tinggi menjadi dikorbankan. Dia mencontohkan,Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) hanya menganggarkan Rp4 triliun untuk Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk tahun ini. Dengan dibentuknya Panja RUU PT, Rully menyatakan, timnya akan mencari cara bagaimana agar harga yang mesti dibayar untuk menempuh kuliah tidak terlalu mahal. Dia menjelaskan,salah satu opsi untuk mempermurah biaya tersebut adalah menarik swasta agar berinvestasi."Harus ada kebijakan fiskal untuk menarik swasta agar mau menanamkan modal," kata Rully di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Rully menjelaskan, RUU dan panja ini merupakan keberpihakan legislatif agar pendidikan tinggi yang bermutu dan terjangkau dapat tercapai. Aksesibilitas pendidikan tinggi selama ini masih rendah. DPR akan berupaya untuk memperluas kinerja pendidikan tinggi agar tidak hanya mengeluarkan ijazah sebagai tanda kelulusan saja, namun bagaimana agar lingkup perguruan tinggi dapat mendalami penelitian yang inovatif secara keilmuan terapan dan teknologi. ...dst 4 ) Akses Kuliah Anak Daerah Dipermudah http://www.jpnn.com/read/2011/05/30/93615/Akses-Kuliah-Anak-Daerah-Dipermudah- Senin, 30 Mei 2011 , 22:46:00 JAKARTA—Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan segera mengintegrasikan antara Community College dengan perguruan tinggi. Community College (CC) adalah suatu komunitas pendidikan vokasi (kejuruan) formal dan informal yang dibentuk di suatu propinsi atau kabupaten/kota yang tidak memiliki perguruan tinggi (PT). Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengatakan, hal ini dilakukan untuk mendongkrak angka partisipai kasar (APK) di perguruan tinggi. "Dengan adanya community college ini diharapkan dapat meningkatkan APK. Sehingga anak-anak di daerah yang tidak memiliki PT, bisa naik atau melanjutkan pendidikannya ke PT," ungkap Nuh saat rapat kerja di Komisi X DPR RI, Jakarta, Senin (30/5). Teknisnya, lanjut Nuh, jika ada anak yang tergabung di dalam CC yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, maka tidak perlu mengulang dari awal layaknya mahasiswa baru. ...dst 5 ) UU Pendidikan Tinggi Harus Tepat Sasaran http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/1623163/UU.Pendidikan.Tinggi.Harus.Tepat.Sasaran Senin, 30 Mei 2011 | 16:23 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh berharap Rancangan Undang-undang (RUU) Pendidikan Tinggi yang akan dibahas oleh DPR RI bisa tepat sasaran. Hal itu terutama dalam memberikan arahan bagi pengembangan pendidikan tinggi secara jangka panjang. Selain itu, undang-undang baru tersebut diharapkan akan lebih mudah mengatur. Undang-undang yang baru ini juga diharapkan dapat menjembatani dan sebagai akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat bisa tercapai. "Sasarannya bisa memberikan arahan bagi pengembangan pendidikan tinggi dalam jangka panjang, dan mengatur pelaksanaan pengembangan pendidikan tinggi. Oleh karena itu perlu rancangan konseptual tentang sistem pendidikan tinggi," kata Nuh dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Senin (30/5/2011) siang, di Jakarta. Secara prinsip, Mendiknas mengaku sepaham dengan keinginan DPR untuk membahas RUU tersebut. Namun menurutnya, yang terpenting saat ini adalah RUU tersebut mampu memberikan jawaban bagi tantangan di dunia pendidikan. ...dst 6 ) BEM Se-Jateng dan DIY Bentuk Aliansi http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/05/31/148318/BEM-Se-Jateng-dan-DIY-Bentuk-Aliansi 31 Mei 2011 SEMARANG- Sebanyak 50 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sepakat membentuk Aliansi Peduli Rakyat. Di antaranya BEM Undip, Unnes, Unsoed, Universitas Pekalongan, Stikes Cendekia Utama Kudus, Akademi Keperawatan PKU Solo, UPS Tegal, dan Politeknik Tegal. Kesepakatan tersebut dicapai dalam silaturahmi BEM Jateng-DIY dan seminar bertema "Meneguhkan Langkah, Bangkit Bersama Membangun Indonesia yang Adil dan Makmur" yang digagas Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Aula Fakultas Teknologi Industri lantai 3 Jl Raya Kaligawe Km 4, Senin (30/5). Ketua pelaksana Muh Bintang Aris Lukman mengatakan, pembentukan aliansi dilatarbelakangi keprihatinan bahwa gerakan kemahasiswaan di lingkup Jateng dan DIY pascareformasi hingga kini menurun tajam. Padahal, mahasiswa merupakan katalisator percepatan pembangunan. Aliansi nantinya secara aktif melakukan kontrol anggaran dan kebijakan pemerintah, membentuk desa-desa binaan di kabupaten/kota terutama desa yang kurang terjangkau pemerintah. Untuk program ke dalam (internal kampus), mereka akan secara aktif memberikan masukan terhadap pengajaran dan kurikulum yang diterapkan di kampus masing-masing. ...dst 7 ) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri Resmi Dimulai http://www.detiknews.com/read/2011/05/31/051640/1650509/10/ujian-masuk-perguruan-tinggi-negeri-resmi-dimulai?n991101605 Selasa, 31/05/2011 05:16 WIB Jakarta - Mulai hari ini hingga esok, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dimulai. Inilah satu-satunya cara pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri untuk menjaring calon mahasiswanya. "Hari ini resmi dimulai, 2 hari," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal saat dihubungi detikcom, Senin (30/5/2011) malam. SNMPTN akan dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini hingga besok, Selasa (1/6). Setelah itu akan dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian ketrampilan selama dua hari, 3-4 Juni. Berdasarkan informasi dari website resmi SNMPTN, tanggal 26-28 Juni adalah jadwal penetapan hasil ujian tertulis serta ketrampilan. Tanggal 28 Juni, barulah akan diumumkan hasil-hasilnya. Fasli sendiri akan melakukan kunjungan ke SMP Negeri 39, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu lokasi ujian. Setelah kunjungan ini, Fasli juga akan meninjau pelaksanaan ujian di Universitas Negeri Jakarta. Di lokasi tersebut, terdapat para peserta yang mengalami keterbatasan fisik. "Kami akan melihat sejauh mana pelayanan yang meraka dapat saat menjalani ujian," tandasnya. ...dst 8 ) Panitia Waspadai Peserta SNMPTN Tak Berfoto http://bandung.detik.com/read/2011/05/30/124748/1649990/486/panitia-waspadai-peserta-snmptn-tak-berfoto?g991103485 Senin, 30/05/2011 12:47 WIB Bandung - Panitia Lokal Bandung SNMPTN 2011 mewaspadai beberapa peserta yang tak mencantumkan foto diri saat mendaftar. Tidak adanya foto dikhawatirkan bisa dimanfaatkan para joki. Jumlah peserta SNMPTN di Bandung sebanyak 35 ribu lebih. "Masih ada beberapa peserta yang tak mencantumkan foto. Ini kita khawatirkan menjadi celah terjadinya kecurangan yang dimanfaatkan joki," ujar Sekretaris Eksekutif SNMPTN 2011 Panlok Bandung Asep Gana ditemui di Sekretariat SNMPTN, Kampus ITB, Jalan Ganesha, Senin (30/5/2011). Namun Asep enggan merinci jelas jumlah peserta SNMPTN yang tak menyerahkan foto diri. "Kita kan enggak akan tahu apa bener orang itu yang ujian atau bukan, kalau fotonya enggak ada atau enggak jelas," tutur Asep. Untuk antisipasi kondisi tersebut dimanfaatkan joki, panitia akan memberikan prosedur khusus bagi peserta yang tidak ada fotonya. Namun Asep enggan membeberkan prosedur yang harus dilalui bagi peserta tanpa foto. "Akan ada prosedur khusus bagi mereka yang tak ada fotonya," tegasnya. ...dst 9 ) Joki SNMPTN Diantisipasi http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/402505/38/ Tuesday, 31 May 2011 JAKARTA– Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) mengantisipasi berbagai kemungkinan kecurangan pada pelaksanaan jalur tertulis.Ketua Pelaksana SNMPTN 2011 Herry Suhardiyanto mengatakan, antisipasi kecurangan dilakukan panitia lokal (panlok) melalui berbagai cara antara lain dengan penetapan prosedur operasional baku (POB)."Antisipasi misalnya dilakukan dengan verifikasi data peserta," kata Herry kemarin. Rektor IPB ini menjelaskan, cara lain yang akan dipakai adalah adanya registrasi lulusan jalur undangan bersamaan dengan jalur ujian tertulis.Selain itu, sistem penjaminan mutu dan sistem pendeteksi kecurangan yang dilakukan secara internal juga akan mampu mengamankan penyelenggaraan SNMPTN hingga selesai. Herry menambahkan, panitia juga membuat empat paket soal untuk mencegah praktik perjokian.Pengelompokan ujian dibedakan menjadi dua yaitu bagi peserta yang memiliki ijazah tahun 2009 atau 2010 dengan peserta yang memiliki ijazah tahun 2011. "Sudah kita kaji betul modus operandi (perjokian). Kita sudah putuskan melalui rapat para rektor untuk dipisahkan. (Komposisi) soalnya berbeda," tambah dia. ...dst 10 ) Hadang Joki, UGM Kerahkan 1.100 Pengawas http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/05/30/brk,20110530-337661,id.html SENIN, 30 MEI 2011 | 15:20 WIB TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Demi aman dari praktek joki saat ujian seleksi calon mahasiswa baru, Universitas Gadjah Mada (UGM) menerjunkan sekitar 1.100 pengawas. Mereka akan mengawasi 11 ribu peserta yang akan mulai berlaga pada 31 Mei -1 Juni 2011. "Komposisinya, satu pengawas memantau 10 peserta," kata Kepala Humas dan Protokol UGM, Suryo Baskoro, kepada Tempo, Senin, 30 Mei 2011. "Jadi, joki susah masuk." Suryo berharap ujian seleksi tahun ini sama seperti tahun lalu. UGM bisa dinyatakan zero joki. Meski begitu, kata Suryo, panitia tetap mencoba mengantisipasi joki dengan beragam cara. Dari banyaknya pengawas, juga trik mengawasi saat ujian berlangsung. "Ada trik di sejumlah titik rawan joki. Para pengawas sudah kami bekali," katanya. ...dst 11 ) Kedokteran dan Akutansi, Fakultas Paling Diminati di USU http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/05/30/brk,20110530-337763,id.html SENIN, 30 MEI 2011 | 21:20 WIB TEMPO Interaktif, MEDAN - Kedokteran, Ilmu Sosial dan Akutansi adalah Fakultas yang paling diminati calon mahasiswa peserta Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Universitas Sumatera Utara, Medan. Setidaknya, dari 31.100 pendaftar di kampus itu, mereka harus berebut 2.900 kursi USU."Peminat Kelompok IPA ada 12.138 calon, IPS sekitar 8.653 calon dan IPC sekitar 10.309 orang" kata Bisru Hafi, Juru Bicara Universitas Negeri Sumatera Utara dalam penjelasan tertulisnya yang diterima Tempo, Senin 30 Mei 2011. Sementara Fakultas yang paling diminati di Universitas Negeri Medan adalah Jurusan IPA seperti Biologi, Matematika dan Kimia. Selain juga Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. " Jurusan lain yang diminati adalah teknik bangunan, mesin." kata Nasrun Nasution, Juru bicara Unimed. "Jurusan bahasa asing seperti Jerman dan Perancis kurang diminati," ...dst 12 ) Jalur Undangan dan Bidik Daftar Ulang http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/20374221/Jalur.Undangan.dan.Bidik.Daftar.Ulang Senin, 30 Mei 2011 | 20:37 WIB JEMBER, KOMPAS.com - Bersama dengan perlaksanaan ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011, pada 31 Mei dan 1 Juni di Universitas Jember, maka 942 calon mahasiswa baru Universitas Jember yang diterima lewat jalur undangan dan bidik misi harus hadir di kampus Universitas Jember. Selain mereka bakal menerima pengarahan dari pimpinan universitas, juga harus melakukan daftar ulang. Jika tidak mau datang untuk mengikuti kegiatan, mereka dianggap mengundurkan diri. Ini diungkapkan Humas Universitas Jembner Iim Fahmi Ilman kepada Kompas di Kampus Tegalboto, Universitas Jember, Senin (30/5/2011). "Mereka yang diterima melalui jalur undangan sebanyak 642 orang, sedang lewat bea siswa bidik misi sebanyak 300 orang," kata Iim Fahmi Ilman. Menurut Iim, selama ini 942 orang itu berkomunikasi secara on line antara peserta dengan panitia pusat. Universitas Jember hanya menerima laporan dari panitia pusat SNMPTN 2011. Calon mahasiswa baru yang diterima lewat jalur undangan dan bidik misi itu, juga harus membawa dokumen pendukung untuk kelengkapan pendaftaran. ...dst 13 ) Dirjen Dikti Ragukan Lulus Jalur Undangan Tolak Daftar Ulang http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/30/230131/293/14/Dirjen-Dikti-Ragukan-Lulus-Jalur-Undangan-Tolak-Daftar-Ulang Senin, 30 Mei 2011 22:45 WIB JAKARTA--MICOM: Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Dikti Kemendiknas) Djoko Santoso membantah bila besaran biaya yang harus dibayarkan peserta jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menjadi penyebab keengganan para peserta mendaftar ulang pada PTN tersebut. Dia mengatakan, biaya kuliah tersebut sebelumnya sudah diberitahukan kepada siswa sebelum mengajukan diri menjadi peserta jalur undangan. "Siswa sudah dikasih tahu kalau diterima biayanya segini-segini, buat bayar begini-begini," ungkapnya, saat dihubungi Media Indonesia, Senin (30/5). Hal tersebut ia ungkapkan untuk mengkonfirmasi kabar yang beredar di dunia maya terkait soal SNMPTN jalur undangan. Disebutkan dalam mailing list (milis) mediacare, ada orang tua siswa yang mengaku memiliki siswa yang diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur ini, namun tak jadi mendaftar. Pasalnya, ia terhambat biaya yang disyaratkan untuk masuk kampus tersebut mencapai Rp30 juta. ...dst 14 ) Mahasiswa Baru Unibraw Jalur Undangan Jadi 4.000 Orang http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/30/230130/293/14/Mahasiswa-Baru-Unibraw-Jalur-Undangan-Jadi-4.000-Orang- Senin, 30 Mei 2011 22:38 WIB MALANG--MICOM: Mahasiswa baru melalui jalur undangan atau tanpa tes tertulis di Universitas Brawijaya (Unibraw), Kota Malang, jawa Timur, pada tahun ajaran 2011/2012 tercatat 4.000 mahasiswa atau naik 100% dari tahun ajaran sebelumnya 2.000. Rektor Unibraw Yogi Sugito kepada mediaindonesia.com, Senin (30/5), mengatakan mahasiswa baru jalur undangan itu langsung bisa diterima tanpa tes, sehingga pertimbangannya mengenyampingkan kualitas. Jalur itu berbeda dengan seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang mempertimbangkan aspek kualitas. Ia menjelaskan jalur undangan kuotanya harus mencakup semua provinsi dari Sabang sampai Merauke yang ditetapkan secara nasional berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan. Tujuannya untuk pemerataan, sehingga yang bisa kuliah tidak hanya mereka yang berkecukupan secara ekonomi. ...dst 15 ) KOMERSIALISASI PENDIDIKAN Mahasiswa Protes Keputusan ASEAN Summit http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/14220030/Mahasiswa.Protes.Keputusan.ASEAN.Summit Senin, 30 Mei 2011 | 14:22 WIB SEMARANG, KOMPAS.com — Para mahasiswa menilai, Indonesia sedang masuk perangkap liberalisasi dunia. Keputusan Indonesia dalam ASEAN Summit sudah jelas, yakni liberalisasi perdagangan barang, liberalisasi sektor keuangan dan investasi, serta liberalisasi perdagangan jasa dan tenaga kerja. Demikian diungkapkan Soli Irmanto, koordinator aksi unjuk rasa mahasiswa, yang memprotes pelaksanaan ASEAN Summit. Setidaknya 50 aktivis dari serikat mahasiswa Indonesia itu menggelar unjuk rasa di bundaran Universitas Diponegoro, Senin (30/5/2011), untuk memprotes komersialisasi pendidikan sebagai konsekuensi keputusan ASEAN Summit. "Dunia pendidikan tak bisa lepas dari keputusan itu. Karenanya, kami mendesak pemerintah untuk merealisasikan pendidikan gratis dari TK hingga perguruan tinggi," kata Soli. Selain pendidikan gratis, pemerintah harus memiliki niat baik untuk menghapus komersialisasi pendidikan. Salah satu upaya yang harus ditempuh adalah menghapus undang-undang sistem pendidikan nasional. "Dengan kondisi sekarang ini dipastikan bahwa ada upaya pemiskinan secara permanen sebab orang-orang miskin tak lagi bisa sekolah atau menempuh pendidikan berkualitas," tambah Soli. ...dst 16 ) Mahasiswa UMY Ciptakan Running Text dengan Sistem Mikrokontroler http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/31/230178/293/14/Mahasiswa-UMY-Ciptakan-Running-Text-dengan-Sistem-Mikrokontroler Selasa, 31 Mei 2011 04:14 WIB YOGYAKARTA--MICOM: Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Reno Efendy menciptakan alat untuk memperbarui running text (tulisan berjalan) melalui layanan pesan singkat (SMS) dengan sistem mikrokontroler. Menurut Reno, selama ini dalam penggunaan running text selalu memakai program komputer. Padahal, informasi yang diberikan sewaktu-waktu harus sering diganti. "Sistem tersebut memang sudah praktis, tetapi terkadang program komputer bisa terkena virus. Hal itu akan merepotkan karena data bisa hilang atau masalah lainnya," kata Reno. Oleh karena itu, Reno kemudian merancang alat untuk memperbarui tulisan berjalan tersebut dengan menggunakan fasilitas SMS, sehingga tidak terkena virus serta lebih cepat dan praktis. Ketika akan mengganti informasi yang ditampilkan tinggal mengirimkan SMS dan informasi akan ditampilkan di layar. Ia mengatakan, cara kerja alat itu adalah dihubungkan dengan aliran listrik kemudian orang mengirimkan SMS ke nomor yang terpasang di alat tersebut. SMS tersebut akan diterima telepon seluler yang sudah terpasang pada alat itu. "Selanjutnya, pesan yang diterima akan dilanjutkan ke mikrokontroler. Pesan itu kemduian akan ditampilkan di layar," katanya. ...dst 17 ) SMI Tuntut Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/402440/ Tuesday, 31 May 2011 SEMARANG– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) kemarin berunjuk rasa menuntut kepada pemerintah agar melaksanakan pendidikan gratis dari tingkat TK sampai perguruan tinggi. Aksi yang dilakukan oleh perwakilan SMI dari 20 kota se- Indonesia itu dimulai dari depan Lawang Sewu Tugu Muda, kemudian melakukan longmars melewati Jalan Pandanaran, Simpanglima,dan berakhir di depan Gedung DPRD Jateng Jalan Pahlawan Semarang. Di Jalan Pahlawan, para demonstran itu melakukan aksi teaterikal diselingi orasi untuk menuntut pendidikan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat. Para mahasiswa itu juga membawa poster bertuliskan "Berikan Jaminan Kebebasan Pendidikan","Tolak Swastanisasi AsetPublik","TolakKapitalisasi Pendidikan", "Hancurkan Kapitalisme"dan sebagainya. Ketua Umum SMI Asrir Sahara menyatakan, pemerintah harus bertanggung jawab penuh terhadap masyarakat Indonesia atas kecukupan akses pendidikan yang ilmiah,demokratis,dan bervisi kerakyatan karena pendidikan di Indonesia telah diatur dalam perundang-undangan. ...dst 18 ) RUU Pendidikan Kedokteran Ditunda http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/18434470/RUU.Pendidikan.Kedokteran.Ditunda Senin, 30 Mei 2011 | 18:43 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedianingsih melalui surat yang dibacakan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh pada rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR mengatakan, pemerintah telah menerima rancangan undang-undang (RUU) pendidikan kedokteran sebagai usul inisiatif Dewan sejak 14 April 2011. Untuk itu, Presiden telah menunjuk Menkes, Mendiknas, Menpan, Menkeu, serta Menhuk dan HAM sebagai wakil pemerintah untuk membahas RUU tersebut. "Pemerintah menyadari bahwa penyusunan RUU pendidikan kedokteran tidak diamanatkan oleh UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003. Namun, pemerintah juga menyadari bahwa pendidikan kedokteran sangat berhubungan erat dengan sistem kedokteran dan dapat menentukan keberhasilan dalam pelayanan kedokteran sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan," kata Endang dalam surat yang dibacakan Mendiknas, Senin (30/5/2011) siang di Jakarta. Dalam suratnya, Endang menjelaskan, pendidikan kedokteran merupakan suatu bentuk pendidikan khusus. Dirinya setuju untuk mengaturnya dalam UU tersendiri sebagai lex spesialis. ...dst 19 ) Menkes Akui, Kedokteran Masih Mahal http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/17061132/Menkes.Akui.Kedokteran.Masih.Mahal Senin, 30 Mei 2011 | 17:06 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih mengakui jika pendidikan kedokteran dirasakan masih sangat mahal. Biaya yang diperlukan untuk kuliah di fakultas kedokteran sekurang-kurangnya mencapai Rp 35 sampai Rp 50 juta per mahasiswa per semester. Demikian diucapkan Menkes dalam surat yang dibacakan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh pada Rapat Kerja dengan Komisi X DPR, Senin (30/5/2011) siang di Jakarta. Namun, lanjut Menkes, walaupun dinilai mahal, nyatanya pendidikan kedokteran masih menjadi pendidikan terfavorit yang diminati masyarakat sehingga calon mahasiswa harus mengikuti seleksi sangat ketat untuk bisa mengenyam pendidikan tersebut. Selain itu, dalam pembahasan RUU Pendidikan Kedokteran, Menkes juga berharap ada penentuan kuota bagi calon mahasiswa kedokteran, terutama yang berasal dari daerah terpencil. Dengan begitu, distribusi calon dokter akan lebih merata ke seluruh pelosok Indonesia. "Berkaitan dengan hal itu perlu ditentukan kuota bagi calon mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah terpencil di Indonesia dengan persyaratan tertentu dan afirmatif agar tercapai upaya pemerataan pendidikan. Serta, pada saatnya bersama-sama akan tercipta pemerataan kesehatan di seluruh wilayah NKRI," ujarnya. ...dst 20 ) Mau Beasiswa Double Degree di Unpad? http://kampus.okezone.com/read/2011/05/30/368/462637/mau-beasiswa-double-degree-di-unpad Senin, 30 Mei 2011 17:07 wib JAKARTA - Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka kesempatan beasiswa double degree dalam bidang studi Akuntansi serta Ekonomi Sosial dan Pembangunan (ESP). Program beasiswa double degree ini merupakan hasil kerja sama Unpad dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Para lulusan sarjana Akuntansi dan ESP dapat melamar untuk program tersebut. Nantinya mereka akan menempuh studi 12 bulan di program Magister Ilmu Ekonomi (MES) Unpad dan 12 bulan lainnya di perguruan tinggi di Amerika atau Eropa atau Jepang. Syarat untuk melamar program ini adalah lulusan S-1 dengan usia maksimal 37 tahun dan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 (skala 4). Pelamar juga harus memiliki nilai TOEFL minimal 500 untuk beasiswa dalam negeri, serta minimal 550 untuk syarat diterima di luar negeri, paling lambat tiga bulan setelah diterima di Unpad.Surat lamaran harus dilampiri berkas berisi fotokopi ijazah dan transkrip nilai dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, fotokopi sertifikat TOEFL. daftar riwayat hidup, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), fotokopi kartu keluarga, dan pasfoto terbaru ukuran 4x6. Lamaran dikirim melalui email ke alamat poppysofia_ppa@ yahoo.com paling lambat 1 Juni 2011. ...dst 21 ) Kemenag: Irrelevansi Kurikulum Picu Radikalisme Dalam Kampus http://www.antaranews.com/berita/260796/kemenag-irrelevansi-kurikulum-picu-radikalisme-dalam-kampus Senin, 30 Mei 2011 07:09 WIB Cilacap (ANTARA News) - Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama, Machasin mengatakan, irrelevansi kurikulum yang tidak mampu mencukupi kebutuhan mahasiswa dapat memicu munculnya radikalisme dalam dunia kampus. "Hal ini akan membuat mahasiswa tidak mampu memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang diajukan masyarakat luar kampus kepada mereka," kata dia saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAIS) Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu sore. Selain itu, katanya, radikalisme di dalam kampus juga dapat dipicu oleh isi dan metode kuliah agama, kelemahan pendampingan, dan adanya aktivitas pihak luar yang masuk ke dalam lingkungan kampus. Menurut dia, energi mahasiswa yang berlebihan juga ikut mendorong munculnya gerakan radikal tersebut. Dalam berbagai pemberitaan media massa, lanjutnya, kata "radikal" dan "fundamental" selalu diikuti dengan Islam. "Sangat disayangkan, media sering melakukan ini. Padahal radikal dan fundamental tersebut sudah sangat menggejala di berbagai tempat dan dilakukan oleh banyak pihak (di luar Islam, red.)," katanya. ...dst 22 ) Bakteri dalam Susu Formula IPB, BPOM, dan Menkes Pembangkang Hukum http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/30/230104/293/14/IPB-BPOM-dan-Menkes-Pembangkang-Hukum Senin, 30 Mei 2011 20:23 WIB JAKARTA--MICOM: Belum dipublikasikannya juga merek susu formula mengandung Enterobacter sakazakii disadari atau tidak telah memosisikan Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Pengawasan Obat dan makanan (BPOM), serta Menteri kesehatan menjadi pembangkang hukum. ketiganya dicap tidak menghormati putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. "Dengan tidak memublikasikan hal tersebut, menurut kami, adalah pembangkangan putusan pengadilan yang juga melecehkan pengadilan yang juga pusat dari keadilan sendiri," kata anggota Tim ASSI dari Lembaga Studi dan Advokasi HAM, Andi Muttaqien, dalam jumpa persnya, di Gedung LBH Jakarta, Senin (30/5). Sejak gugatan yang dilayangkan David M Tobing terhadap ketiga lembaga tersebut dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat 20 Agustus 2008 lalu, ketiganya belum juga menjalankannya. Putusan tersebut dikuatkan pula oleh Pengadilan Tinggi Jakarta dan Mahkamah Agung. Menurut Andi, dalam pertimbangan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan publikasi susu formula mengandung Enterobacter sakazakii, ditegaskan bahwa penelitian menyangkut kepentingan masyarakat harus diumumkan. ...dst 23 ) LSM Hukum Siap Bela David Tobing http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/402401/ Tuesday, 31 May 2011 JAKARTA – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) bidang hukum akan membantu praktisi hukum David Tobing yang digugat oleh empat perguruan tinggi terkait kasus susu formula berbakteri.Bantuan LSM hukum ini adalah bentuk kepedulian LSM terhadap kasus susu formula berbakteri. LSM yang akan membantu David adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta serta Public Interest Lawyer Network (Pilnet). Selain itu, Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi juga akan membantu David Tobing. "David akan didampingi oleh advokat dan pekerja bantuan hukum yang peduli pada kesehatan masyarakat dan masa depan bangsa ini," ungkap pengacara publik LBH Jakarta Febi Yonesta dalam jumpa persnya di LBH Jakarta kemarin. Empat perguruan tinggi mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Empat perguruan tinggi tersebut meminta agar kasus susu formula berbakteri tidak dieksekusi atau pengadilan tidak perlu mengumumkan namanama susu formula berbakteri. Empat perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia, Universitas Andalas, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin. Mereka menilai ada etika penelitian dan independensi penelitian sehingga tidak bisa diungkap ke publik. David Tobing yang juga seorang pengacara tersebut mengajukan gugatan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). ...dst 24 ) DUGAAN KORUPSI Mendiknas Enggan Komentari Soal Korupsi http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/15393579/Mendiknas.Enggan.Komentari.Soal.Korupsi Senin, 30 Mei 2011 | 15:39 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh enggan menjelaskan mengenai jaminan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) kepada Direktur Pembinaan SMK Kemdiknas, Joko Sutrisno, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada 2009 lalu. "Tanya ke pak Joko saja, saya tidak tahu soal jaminan itu," kata Nuh, Senin (30/5/2011) siang, di Jakarta. Pernyataan Nuh tersebut menjadi aneh, mengingat beberapa waktu sebelumnya, Joko Sutrisno mengaku pembebasan dirinya berkat jaminan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. "Ada surat jaminan dari teman-teman di sini, dan pak Menteri sendiri sudah menyampaikan jika dana tersebut sudah dikembalikan. Artinya, yang dulu dinyatakan kerugian, itu sudah dikembalikan, bahkan sejak tahun lalu," kata Joko kepada Kompas.com, Senin (23/5/2011) lalu, di Jakarta. ...dst 25 ) DANA UJIAN NASIONAL Nuh Janji Ungkap Ketidakjelasan Dana UN http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/30/13400382/Nuh.Janji.Ungkap.Ketidakjelasan.Dana.UN Senin, 30 Mei 2011 | 13:40 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh berjanji memberi penjelasan mengenai temuan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tentang dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2011 tingkat SMA/MA/SMK."Tentang itu, nanti, jika saya diminta menjelaskan, tentu akan saya jelaskan di rapat DPD. Sekarang saya belum dapat menjawab pertanyaan seperti itu," kata Nuh kepada Kompas.com, Senin (30/5/2011) siang di Jakarta.Beberapa waktu sebelumnya, Ketua Komite III DPD Istibasjaroh mengungkapkan, terdapat penyimpangan dana yang seharusnya diterima setiap peserta UN sebesar Rp 49.000, tetapi yang sampai hanya Rp 24.000 sehingga ada selisih dana Rp 25.000 yang tak diterima siswa. UN tahun ini sendiri diikuti 1.461.941 peserta SMA/MA dari 16.835 sekolah, dan 942.698 peserta SMK dari 8.074 sekolah. Maka, jika penyimpangan dana itu melibatkan 1.461.941 siswa SMA/MA, jumlah dana yang diduga diselewengkan mencapai sekitar Rp 36,5 miliar. ...dst 26 ) Lulusan Luar Negeri Bergelar MSc Itu Jadi Perampok http://id.berita.yahoo.com/lulusan-luar-negeri-bergelar-msc-itu-jadi-perampok-123005138.html 31 Mei 2011 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Alasan kesulitan pekerjaan menjadi alasan yang klasik bagi pelaku perampokan. Edi Gunawan (37) alias Abun dengan gelar Magister Of Science (MSc) yang disandangnya dari Monash University 2001 mengaku kesulitan mendapat pekerjaan hingga akhirnya menjadi perampok. Edi akhirnya diringkus polisi karena terlibat sindikat pencurian rumah kosong di beberapa tempat di Jakarta. Terakhir Edi beraksi di rumah seorang purnawiraan Jendral TNI di kawasan Kembangan, Jakarta Barat dan berhasil menggondol sejumlah harta dari rumah tersebut. Edi merupakan spesialis perampok rumah kosong. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Yazid Fanani menjelaskan modus Edi dalam mencuri di rumah mewah. Sebelum mendatangi rumah korbannya, Edi memastikan terlebih dahulu rumah tersebut ditinggalkan majikannya, kemudian menghubungi nomor telepon rumah incarannya tersebut yang diperoleh melalui operator 108. ...dst 27 ) Mengapa Alumni S-2 Jadi Pencuri Rumah Mewah? http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/402556/38/ Tuesday, 31 May 2011 Lazimnya seorang master lulusan luar negeri tentulah kerja mapan di perkantoran elite dengan gaji tinggi.Profesi yang digeluti pun biasanya mentereng,bisa bankir,analis saham,manajer investasi,maupun sederet kerja papan atas lainnya. Namun,tidak bagi Edi Gunawan alias Abun,37.Pria yang mengaku memegang gelar master of science dari salah satu universitas elite di Australia itu justru memilih profesi yang tak lazim, spesialis pencuri rumah mewah. Edi Gunawan diringkus jajaran Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat,Sabtu (28/5). Dari penangkapan di rumah kosnya di Jalan Palmerah Barat Nomor 42A,Palmerah, Jakarta Barat itu,polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil pencurian yang dilakukan tersangka.Salah satunya berupa senjata api (senpi) merek Walther berikut amunisi 16 butir kaliber 32. Barang bukti lain yang diamankan tersebut berupa tiga unit laptop,satu BlackBerry,tiga untai kalung berlian imitasi,senjata tajam jenis linggis,dan pahat beton. Semua barang bukti itu diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah. Kepala Polres Jakarta Barat Kombes Yazid Fanani di Jakarta kemarin menjelaskan, pelaku merupakan spesialis pencuri yang ditinggal pemiliknya.Dia menentukan secara acak rumah sasarannya. Tersangka dalam beraksi selalu menumpang taksi. Sesampai di depan rumah calon korban,tersangka menghubungi telepon informasi 108 untuk mengetahui nomor telepon rumah yang dimaksud. ...dst Komentar : Sedikitpun tak percaya berita alumni S2 Monash U ini, apakah wartawan sudah menyaksikan ijazah Monash U nya ? anak kami yang tamatan S1 Monash U dengan prestasi yang tergolong sangat biasa (mereka bukan termasuk anak berotak cerdas), sama sekali tak mengalami kesulitan memperoleh pekerjaan. Dalam hal mencari kerja mereka laksanakan sendiri kami sama sekali tak bantu/intervensi. Bukan satu penawaran aja yang mereka terima. Untuk itu kalo melakukan suatu kejahatan tolong jangan mejelekkan/menonjolkan/melibatkan nama sekolahnya kalo memang ybs pernah kuliah di situ. Seseorang alumni mau jahat mau malas bukan tanggung jawab PT yang meluluskannya. >>> 28 ) Sekilas dalam Negeri Pendidikan Lulusan Luar Negeri Bergelar MSc Itu Jadi Perampok (Apa Benar ?) Nuh Janji Ungkap Ketidakjelasan Dana UN Foke Minta RSBI Dievaluasi Total Siswa Miskin di RSBI Jangan Dijatah Blangko Ijazah SMA Terlambat Gaji Guru Non-PNS Diusulkan Naik DPR Badan Kehormatan Jatuhkan Sanksi ke Tiga Anggota DPR Curhat SBY Presiden SBY Mengaku Difitnah SBY Turun Gunung Tepis Fitnah, Kemana Pembantunya? SBY: Jangan Jadikan Negeri ini Lautan Fitnah SBY Diminta Jangan Campur Aduk Urusan Negara & Partai SBY Terlalu Reaktif, Komunikasi Politik Istana Buruk Kasus Nazaruddin Marty Minta Dubes RI di Singapura Ikut Cari Nazaruddin KPK Tidak Buat Tim Hadirkan Nazaruddin Batuk-batuk Ala Nazaruddin Anas Disebut Berbisnis Bareng Nazaruddin Menkumham Bantah Surat Cekal Nazaruddin dari SBY Nazar Ancam Laporkan Mahfud dan Janedjri Polri Usut "SMS Ancaman Nazaruddin" Menteri Andi Diperiksa KPK Hari Ini Kasus Nunun Pemerintah Harus "Paksa" Singapura Keluarga Tak Ungkap Nunun, KPK Gunakan Cara Lain MK RUU MK Gagal Disahkan Mahfud Tegaskan Tak Ada Intervensi di MK Mahfud MD Nonton 'Kentut' Jimly: Polri Harus Usut Laporan Mahfud Polisi Dalami Laporan MK soal Andi Nurpati MK Laporkan Andi Nurpati Karena Pemalsuan Dokumen TKI Indonesia – Malaysia Teken MoU TKI Indonesia - Malaysia Sepakat Lindungi TKI MoU TKI Arab Segera Disepakati Ekonomi RUU Industri Strategis Pertahanan : BUMN Bisa Gandeng Negara Lain Anggaran Jaminan Kesehatan Dinaikkan CSR Bank Mandiri Sentuh Rp25 Miliar Menhut: 5 Ribu Perusahaan Tambang Ilegal Amerika Jadikan Indonesia Sumber Utama Produk Alas Kaki Kisruh PSSI Kali Ini Toisutta-Panigoro Mau Legowo? FIFA Beri Kelonggaran buat Indonesia FIFA Berikan Kesempatan Sekali Lagi Agum: Kongres Berikutnya 30 Juni Tak Ada Sanksi FIFA, Kongres PSSI pun Dijadwal Ulang Lain-Lalin Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Hari Pertama Sepi Megawati Kritik Rencana Pembangunan PLTN Sultan Janji Tak Mobilisasi Massa Teh-botol.com Jadi Wahana Baru NII Cari Mangsa? Gas CO2 di Gunung Dieng Sebabkan Burung dan Tanaman Sayur Mati Aktivitas Gunung Dieng Meningkat, 603 Orang Mengungsi Berita Libya hari ini Sekjen NATO: Kekuasaan Gaddafi Akan Berakhir TV Libya: NATO Lakukan Serangan Udara di Zlitan Tewaskan 11 Sekjen NATO: Operasi capai Tujuan, Kekuasaan Qaddafi Segera Berakhir Presiden Afsel Kunjungi Khadafi Yaman Lagi, 20 Demonstran Tewas di Yaman PLTN Lagi, Dua Pekerja Jepang Kena Radiasi Tinggi Sebelas Tahun Lagi Jerman Tutup PLTN Jerman Target Tutup Semua PLTN 2022 Emisi CO2 Emisi gas CO2 buka rekor baru

Related posts

*

*

Top