Berita Edukasi 22 April 2011

1 ) UMM Bentuk Tim Penyelamat http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/394299/ Friday, 22 April 2011 MALANG – Pihak Rektorat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membentuk tim khusus untuk mengembalikan aqidah mahasiswa yang pernah terjebak dalam jaringan organisasi Negara Islam Indonesia (NII). Menurut Kepala Humas UMM Nasrullah, pihaknya terus melindungi dan melakukan pendekatan kepada enam mahasiswanya yang mengaku telah tobat dan menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di antara langkah yang dilakukan adalah membentuk tim khusus yang diberi nama tim Al-Islam."Tim ini bertugas mengem-balikan aqidah para korban," kata Nasrullah kemarin. Menurutnya, tim khusus ini di antara anggotanya berlatar pendidikan sosiologi yang bertugas untuk memantau semua kegiatan yang dilakukan ke enam mahasiswa UMM yang sudah pernah menjadi korban jaringan NII. Selanjutnya, ada tim psikolog yang bertugas mengembalikan mental enam mahasiswa itu agar bisa berpikir secara jernih.Tujuannya agar bisa melanjutkan perkuliahannya sampai semester akhir dan lulus. "Masyarakat harus percaya kepada pihak kampus bahwa kami terus berusaha mengembalikan pola pandang dari enam mahasiswa kami yang sudah pernah terjebak dalam jaringan yang sesat itu,"ungkapnya. Sementara itu, Universitas Brawijaya (UB) Malang mengaku didatangi tiga anggota intelijen pusat terkait adanya mahasiswa mereka yang menjadi korban pendoktrinan jaringan NII. ...dst 2 ) ITB akan bangun asrama baru http://www.jpnn.com/read/2011/04/21/90105/ITB-akan-Bangun-Asrama-Baru- kamis, 21 April 2011 , 19:39:00 JAKARTA- Asrama mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) membutuhkan lebih banyak lagi kamar. Pasalnya, asrama salah satu perguruan tinggi tertua di Indonesia itu hanya mampu menampung 858 mahasiswa. "Kami masih membutuhkan tambahan kamar sekitar 850 lagi untuk 2642 mahasiswa," kata Ketua Tim Satgas Asrama ITB Iswandi, Kamis (21/4). Menurut Iswandi saat ini ITB memiliki empat asrama masing-masing Asrama Kidang Pananjung, Sangkuriang, Kanayakan, dan Bumi Ganesha. Kapasitas daya tampung ke empat asrama tersebut adalah sekitar 858 mahasiswa.Untuk menutup kekurangan kamar itu, ITB mengajukan pembangunan asrama baru dengan konsep green building (eco-green porperty) kepada Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Suharso Monoarfa. "Konsep ini akan lebih efisien dalam segala hal," kata Iswandi. ...dst 3 ) Sultan Brunei Terima Doktor Honoris Causa http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/394322/38/ Friday, 22 April 2011 Sultan Hassanal Bolkiah (kiri) menerima piagam doktor kehormatan dari Rektor Universitas Indonesia Gumilar R Somantri kemarin. DEPOK – Universitas Indonesia (UI) kembali menganugerahkan gelar doktor kehormatan (honoris causa) kepada pemimpin negara tetangga.Kali ini gelar kehormatan diberikan kepada Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah. Sultan Bolkiah menerima doktor honoris causa bidang filsafat kemanusiaan dan dialog peradaban. RektorUIGumilarSomantri menjelaskan, Sultan Bolkiah memiliki kiprah dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Kiprah tersebut di antaranya diwujudkan melalui pembangunan ekonomi, pendidikan, dan peradaban."Sultan Hassanal Bolkiah merupakan tokoh pemimpin kharismatik dan sukses memimpin Brunei Darussalam menjadi bangsa yang berpengaruh terhadap bangsa lain di kawasan Asia Tenggara dan internasional," jelas Gumilar di Balai Sidang UI,Depok, Jawa Barat,kemarin. Gumilar memaparkan, Sultan Bolkiah juga berupaya mempromosikan nilai-nilai Islam dengan dukungan penelitian yang memajukan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam dan mempromosikan toleransi. ...dst 4 ) STSI Buka Program Studi Baru SI dan Pasca http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/394316/ Friday, 22 April 2011 BANDUNG – Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung membuka program studi baru untuk jenjang sarjana dan pascasarjana. Menurut Pembantu Ketua STSI Bandung Komarudin, hal ini sebagai persiapan STSI menjadi Institut Seni Indonesia (ISI). "Tahun ini, kami membuka S1 jurusan seni murni,TV, dan film, serta S2 jurusan penciptaan dan pengkajian seni. Selain ada respons yang baik dari masyarakat,kami melihat dengan membuka jurusan baru ini peluangnya sangat besar," ungkap Komarudin saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, kemarin. Untuk bisa bersaing dengan perguruan tinggi lainnya,STSI tidak hanya memasukkan muatan konservasi seni budaya tradisi dalam kurikulumnya, tapi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. ...dst 5 ) Pestisida Jalan Terakhir Basmi Ulat Bulu http://www.antaranews.com/berita/255021/pestisida-jalan-terakhir-basmi-ulat-bulu Rabu, 20 April 2011 11:46 WIB | Bandarlampung (ANTARA News) - Pemerintah diharapkan tidak buru-buru menerapkan sistem penyemprotan pestisida terhadap hama ulat bulu yang mulai menyerang beberapa wilayah Lampung sepekan terakhir, kata akademisi Universitas Lampung. "Pestisida adalah jalan terakhir untuk membasmi ulat bulu tersebut, dan sebaiknya penggunaannya diminimalkan," kata Ketua Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Purnomo, di Bandarlampung, Rabu. Menurut dia, penggunaan pestisida dapat memberikan dampak buruk bukan hanya bagi lingkungan, namun bagi warga yang menghirupnya."Sebaiknya pemerintah tetap mengedepankan pembasmian dengan menggunakan musuh alami," kata dia. Purnomo menjelaskan, "Ledakan" ulat bulu di beberapa wilayah disebabkan oleh jumlah makanan yang berlimpah akibat curah hujan tinggi, dan dibarengi dengan jumlah predator menurun." ...dst 6 ) MPR Minta Penataran Pancasila Dihidupkan Lagi http://politik.vivanews.com/news/read/216070-mpr-minta-penataran-pancasila-dihidupkan-lagi KAMIS, 21 APRIL 2011, 14:40 WIB VIVAnews - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meminta pemerintah membentuk lembaga untuk kembali menanamkan nilai-nilai Pancasila karena MPR sendiri merasa sudah tak mampu mengemban tugas tersebut.  "Diperlukan badan yang akan menerangkan Pancasila sampai ke bawah," kata Ketua MPR Taufiq Kiemas. "Sebab, dengan kurang lebih 690 anggota MPR, kami merasa tidak sanggup kalau itu diteruskan, kalau tidak ada bantuan eksekutif," kata Taufiq usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, Jakarta, Kamis 21 April 2011.  Menurut Kiemas, terkikisnya nilai-nilai Pancasila dari masyarakat menyebabkan terjadinya terorisme, radikalisme, dan kekerasan horizontal. "Dan MPR juga sama dengan Presiden, masalah ini tidak bisa didiamkan. Kita hanya bisa melawan dengan ideologi dan kebhinnekaan. Tanpa itu kita tidak bisa melawan kekerasan horisontal, radikalisme, dan terorisme itu tadi," kata dia. ...dst 7 ) Sekilas dalam Negeri Ancaman Bom Menjelang Paskah Menjelang Paskah, Pemerintah Tetapkan Siaga Satu Bom 150 Kg Dipasang di Jalur Gas Paket Bom Diangkat Persis di Depan Gereja Crist Chatedral PGN Kosongkan Gas di Jalur Pipa Serpong Teror Bom Kota Besar Terancam Bom Teroris Bom Buku, Polda Metro Tangkap 19 Orang Perompak Somalia Kapal Hanjin Tianjin Berhasil Diselamatkan Pasukan Korsel Selamatkan WNI dari Pembajakan Kapal Dibajak, Korsel Kerahkan Militer Kapal Korsel Kehilangan Kontak di Somalia, 6 WNI ABK-nya Prestasi Anak Indonesia Pelajar Indonesia ke Penelitian Dunia (12 siswa SMP dan SMA) UN 2011 Mendiknas: "Kecurangan Itu Wajar!" Banyak Sekolah Membiarkan Kecurangan Tanpa Bukti Sah, UN Susulan Jadi Susah! Puluhan Orang Tua Siswa UN Konsultasi ke RS Jiwa Korupsi Gawat, DPR Rangking Pertama Korupsi Dana Triliunan Dibagi ke Daerah Lewat Lobi KPK KPK Sisir Penggunaan Bunga Deposito Dana Otsus Masyakarat Papua Belum Petik Manfaat Dana Otsus Korupsi Sea Games, KPK Tangkap Lagi 2 Orang Sekretaris Kemenpora, Wafid Muharam Ditangkap KPK Tangkap Sekretaris Kemenpora, KPK Juga Amankan Vellfire dan CRV Segera Usut Proyek Gedung Hakimpun Demo Penggagas Demo Hakim Diperiksa Hakim Pengawas Mahfud MD: Mosok Hakim Demo Ikatan Hakim Melarang Hakim Berdemo Nuklir Indonesia Menristek: PLTN Amanah Undang-undang Nuklir Indonesia Tergantung Presiden Lain-Lain Pemerintah Bakal Jual LNG ke Jepang dengan Harga Spot Pemberantasan Flu Burung Perlu 10 Tahun Jembatan Putus, 105 KK Terisolasi Libya hari ini Italia dan Prancis Kirim Tentara ke Libya Pemberontak raih kemenangan penting Jepang Hari Ini Jepang Umumkan Zona Larangan Greenpeace Kirim Rainbow Warrior Uji Perairan Jepang Derita Insomia, Pekerja Nuklir Jepang di Ambang Batas Kemampuan Mereka Jepang Periksa Ancaman Radiasi Pada ASI Cemas Radiasi Cemari ASI, Jepang Lakukan Pemeriksaan Area Sekitar PLTN Fukushima Jadi Wilayah Terlarang Mesir Semua nama Mubarak harus digusur

Related posts

*

*

Top