Berita Edukasi 01 April 2011

1 ) Tujuh Perguruan Tinggi Negeri Koordinasi Pengelolaan Keuangan http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/01/214546/88/14/Tujuh-Perguruan-Tinggi-Negeri-Koordinasi-Pengelolaan-Keuangan Jumat, 01 April 2011 03:46 WIB YOGYAKARTA--MICOM: Tujuh perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN) melakukan rapat koordinasi atas usulan Rancangan Peraturan Pemerintah Perubahan PP No 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) di Yogyakarta, Kamis (31/3). Tujuh perguruan tinggi itu yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Sumatra Utara, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Rapat koordinasi yang berlangsung di kompleks kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu dibuka Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Ir Sudjarwadi MEng, PhD. Menurut Sudjarwadi, saat ini merupakan situasi yang tepat untuk bisa segera mencari landasan kuat mengenai otonomi PT BHMN, khususnya yang menyangkut SDM dan keuangan. Apalagi sebagaimana amanat mengenai perubahan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan paling akhir diundangkan paling akhir 31 Desember 2012. "Dengan begitu kita perlu peraturan yang kuat agar semuanya berjalan sukses, termasuk dari aspek hokum," kata Sudjarwadi. ...dst Baca juga : Tujuh PT BHMN Koordinasi Perubahan PP BLU http://www.antaranews.com/berita/252296/tujuh-pt-bhmn-koordinasi-perubahan-pp-blu Kamis, 31 Maret 2011 23:49 WIB Yogyakarta (ANTARA News) - Tujuh Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara melakukan koordinasi atas usulan Rancangan Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, di Yogyakarta, Kamis. Ketujuh perguruan tinggi itu adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sumatra Utara (USU) Medan, Universitas Indonesia (UI) Jakarta, dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Rektor UGM Sudjarwadi mengatakan saat ini merupakan situasi yang tepat untuk bisa segera mencari landasan kuat mengenai otonomi Perguruan Tinggi (PT) Badan Hukum Milik Negara (BHMN), khususnya yang menyangkut sumber daya manusia dan keuangan. ...dst 2 ) Kemdiknas Kaji Pembentukan PTN Baru http://www.jpnn.com/read/2011/04/01/88368/Kemdiknas-Kaji-Pembentukan-PTN-Baru-# Jum'at, 01 April 2011 , 05:05:00 JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional (Mendiknas) mengkaji usulan pembentukan beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) baru. Usulan tersebut muncul dari kampus swasta. Proses membutuhkan waktu lama pada tahap perubahan asset kampus. Tahun ini, usulan baru pembentukan PTN itu diantaranya muncul dari Universitas Tidar Magelang, Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Universitas Andi Jemma Palopo, dan Universitas Sulawesi Barat. Sementara pengalihan yang masih berkutat pada pengalihan aset adalah, Politeknik Bengkalis, Politeknisk Nusa Utara Sulawesi Utara, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji di Kepulauan Riau. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendiknas Djoko Santoso menjelaskas, dengan pertambahan PTN tersebut bisa menambah kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan tinggi yang terjangkau. Dia menjelaskan, setelah kampus-kampus swasta tersebut dinegerikan, maka segala pembiayaan ditanggung negara. "Jadi bisa semakin terjangkau," tandas mantan rektor ITB tersebut. ...dst 3 ) Pemilihan Rektor juga Memperhatikan Pilihan Publik http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/3/30/pemilihan-rektor.aspx 30 Maret 2011 | Laporan oleh aline Jakarta - Kementerian Pendidikan Nasional memiliki hak suara 35 persen dalam pemilihan pimpinan perguruan tinggi negeri. Aturan tersebut berlaku setelah diberlakukannya PP 66/2010 dan Permendiknas 24/2010 tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur Pada Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan Pemerintah. Dalam falsafah pemilihan bersama, harus disepakati tata aturan yang akan diambil, termasuk terhadap hasil yang nantinya akan menentukan siapa yang akan terpilih. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiknas Djoko Santoso menyampaikan, ada sembilan kriteria yang dipakai Kemdiknas dalam memilih rektor perguruan tinggi. Sembilan kriteria tersebut meliputi; kepakaran, pengetahuan tentang perguruan tinggi pemerintah dalam tridarma. Berikutnya, pengalaman manajemen perguruan tinggi, pandangan pengembangan perguruan tinggi pemerintah untuk yang akan datang, wawasan tentang pendidikan tinggi, kepedulian terhadap kebijakan nasional terkait dengan pendidikan tinggi, kepedulian terhadap perundingan nasional, kepedulian terhadap masalah masyarakat dan lingkungan, dan wawasan tentang internasionalisasi terkait perguruan tinggi. "Selain sembilan kriteria itu, kami juga memperhatikan kondisi lapangan melalui public bot (pilihan publik)," kata Djoko saat memberikan keterangan pada jumpa pers di Kantor Kemdiknas, Selasa (29/03). ...dst 4 ) Mobil Sapu Angin ITS Siap Berlaga di SEM Asia http://kampus.okezone.com/read/2011/03/30/372/440706/mobil-sapu-angin-its-siap-berlaga-di-sem-asia Kamis, 31 Maret 2011 - 08:39 wib SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) meluncurkan tiga mobil super hemat energi yang diberi nama Sapu Angin. Diluncurkannya kendaraan sapu angin 1, 2 dan 3 ini adalah untuk menghadapi ajang kompetinsi kendaraan hemat energi Shell Eco-Marathon (SEM) Asin 2011 pada 6-9 Juli mendatang di sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia. "Kami bersyukur tim ITS mampu mengukir prestasi yang membanggakan di SEM Asia tahun lalu. Melihat hasil yang diperoleh, kita boleh berbangga bahwa sumber daya anak bangsa Indonesia tidak kalah maju dengan bangsa-bangsa lainnya. Kami berharap, tiga tim ITS yang akan ke SEM Asia 2011 bisa membawa pulang kemenangannya lagi," kata Pembantu Rektor III Suasmoro, di Graha ITS, Rabu 30 Maret kemarin. ...dst 5 ) 20 Operator Air Timor Leste Dididik ITS http://www.antaranews.com/berita/252295/20-operator-air-timor-leste-dididik-its Kamis, 31 Maret 2011 23:48 WIB Surabaya (ANTARA News) - Sebanyak 20 operator dan manajer air bersih dari Timor Leste telah dididik di ITS Surabaya melalui Program Pelatihan "Rural Water and Sanitation" selama 23 bulan. Ke-20 peserta dari National Directorate for Water Supply and Sanitation Services (DNSAS)-The Timor Leste Rural Water Supply and Sanitation Program (RWSSP) yang sudah selesai menjalani pelatihan itu dilepas Rektor ITS Prof Dr Priyo Suprobo MS PhD di kampus setempat, Kamis. "Peserta yang merupakan operator dan manajer di DNSAS dan RWSSP itu telah dididik agar bisa menjadi penyedia air minum yang andal, sehingga masyarakat bisa hidup dengan layak, sehat, dan produktif," katanya.Didampingi Atase Pendidikan Timor Leste, Paulino Hendrique Ribeiro, ia mengharapkan peserta mampu menyediakan pelayanan air minum dengan baik kepada masyarakat. "Sekembalinya ke Timor Leste, peserta bisa menerapkan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari Jurusan Teknik Lingkungan FTSP ITS. Kalau ada kesulitan jangan segan bertanya kepada dosen-dosen kami," katanya. ...dst 6 ) Masih Banyak Lulusan PT Gagal Tes Ekonomi Syariah http://www.pikiran-rakyat.com/node/140027 KAMIS, 31/03/2011 - 16:55 BANDUNG, (PRLM).- Industri perbankan syariah masih mengeluhkan minimnya kualifikasi lulusan perguruan tinggi (PT) untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bank syariah."Masih banyak lulusan perguruan tinggi yang gagal dalam tes ekonomi syariah, karena kemampuan mereka berasal dari ekonomi perbankan konvensional," ungkap Peneliti Bank Madya Direktorat Perbankan Syariah Imam Sudarmoko, seusai kegiatan Training of Trainer Perbankan Syariah bagi Dosen PT se-Jabar, di Pendopo Politeknik Negeri Bandung, Kamis (31/3). Ia menuturkan, tidak banyak terdapat prodi di PT yang mengkhususkan sistem ekonomi syariah. Hal itu menyebabkan kebutuhan SDM perbankan syariah belum terpenuhi secara maksimal. Adapun hasil kajian penelitian Universitas Indonesia pada 2003 menunjukkan sekitar 70 persen SDM perbankan syariah masih berasal dari lulusan prodi perbankan konvensional. Padahal, banyak perbedaan mendasar antara perbankan syariah dengan sistem perbankan konvensional. "Dari cara mengelola pembiayaan, SDM harus waspada akan hukum ekonomi islam seperti riba," ujarnya. Ia menjelaskan, ada beberapa kurikulum dasar yang harus dipenuhi mahasiswa, khususnya kajian dalam hal fiqih, produk, dan sistem ekonomi islam. ...dst 7 ) KELAS INTERNASIONAL UI Kembali Buka S-1 Kelas Internasional http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/31/11384136/UI%20Kembali%20Buka%20S-1%20Kelas%20Internasional Kamis, 31 Maret 2011 | 11:38 WIIB JAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Indonesia (UI) membuka Program Sarjana Kelas Internasional tahun ajaran 2011/2012 sebagai rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2011/2012. Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono menjelaskan, Kelas Internasional Program Sarjana UI ini terdiri dari dua program, yaitu single degreedan double degree. Beberapa perguruan tinggi di luar negeri yang memiliki reputasi internasional dan memperoleh akreditasi di negaranya telah menjadi mitra kerja sama program ini. Adapun perguruan tinggi luar negeri yang telah bermitra itu adalah Queensland University of Technology, University of Melbourne, University of Queensland, Monash University, Griffith University, Deakin University, Curtin University of Technology, The Australian National University, Tilburg University, Vrije Universiteit, University of Amsterdam, University of Groningen, Leiden University, Erasmus University Rotterdam, Universiteit Utrecht, dan University of Newcastle Upon Tyne. ...dst 8 ) Teguhkan Green Community Dies Natalis Ke-46 Unnes http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/04/01/141935/Teguhkan-Green-Community 01 April 2011 SEMARANG- Melanjutkan visi sebagai Universitas Konservasi,Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan melibatkan sekolah di tingkat SMP dan SMA hingga pedesaan untuk turut mengampanyekan penghijauan lingkungan di sekitar mereka. Gerakan yang mengajak semua kalangan bersatu untuk mengembangkan sikap hidup ramah dan bijak terhadap lingkungan itu, diberi nama Unnes Green School Award dan Green Community. Hal itu disampaikan Rektor Unnes Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi pada Upacara Dies Natalis Ke-46 di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati, Rabu (30/3). ''Sekolah di tingkat SMP dan SMA merupakan tunas baru yang harus dibina agar bisa duduk di depan sebagai pemimpin. Jika mulai sekarang dapat dibangun dalam prinsip dasar kehidupan, melalui lingkungan yang nyaman, gerakan tersebut pasti dapat diwujudkan,'' ungkapnya. ...dst 9 ) Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Ditingkatkan http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/3/31/kesetaraan-gender.aspx 31 Maret 2011 | Laporan oleh ahmad_dj Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggandeng Kementerian Pendidikan Nasional, dan Kementerian Agama dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Kesetaraan gender masuk dalam dua agenda internasional pendidikan, yaitu Education For All dan Millenium Development Goals.Dalam dunia pendidikan ada tiga akses yang perlu di perhatikan untuk mewujudkan kesetaraan tersebut yakni kesetaraan akses terhadap fasilitas pendidikan, dalam peranan termasuk pengambilan kebijakan, dan kesetaraan dalam menerima manfaat ...cut... Fasli mengatakan, saat ini gender parity di SD, SMP, dan perguruan tinggi, Indonesia sudah baik. Namun untuk SMA/sederajat, akses perempuan tertinggal 4-5 persen dari laki-laki. Hal ini erat kaitannya dengan menikah muda, dan kendala ekonomi. Untuk menanggulangi masalah tersebut, Fasli mengatakan, ada strategi beasiswa ke SMA bagi perempuan yang akan lulus SMP. "Secara nasional. Ada 550 ribu orang/tahun, masing-masing Rp720 ribu/tahun," katanya. Ketua Presidium Nasional Mitragender Sri Redjeki Sumaryoto menyampaikan, keterlibatan perempuan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan politik masih sangat minim. Indonesia menduduki peringkat 93 dari 134 negara. Hanya unggul sedikit dari Kamboja pada posisi 104. Untuk kawasan ASEAN Filipina menduduki posisi teratas pada kesetaraan gender, pada posisi 9. ...dst 10 ) Akademisi: Penyandang Autis Pasti Punya Keluhuran Kognitif http://www.antaranews.com/berita/252294/akademisi-penyandang-autis-pasti-punya-keluhuran-kognitif Kamis, 31 Maret 2011 23:37 WIB Bogor (ANTARA News) - Dosen rekreasi anak dan penyandang cacat Direktorat Diploma Institut Pertanian Bogor Dr Ir Ricky Avenzora, MSc mengatakan penyandang autisme pasti memiliki potensi keluhuran kognitif yang luar biasa, meskipun gejala klinisnya tergolong bersifat hypo (low performing). "Jika selama ini banyak anggota masyarakat menjadikan penyandang autisme dan keluarganya sebagai bahan ejekan, maka kini saatnya kita membuka mata dan menyadari bahwa sesungguhnya penyandang autisme mempunyai potensi keluhuran kognitif yang luar biasa," katanya kepada ANTARA di Bogor, Jawa Barat, Kamis malam. Oleh karena itu, kata dia, Hari Autisme Internasional 2 April perlu dijadikan momentum penting untuk membangun kesadaran yang lebih baik bagi bangsa Indonesia dalam memahami tentang sindrom-autis. "Jika dulu banyak pihak menyamakan autisme sebagai bagian dari mental-retardasi, maka dalam 10 tahun terakhir semakin banyak literatur yang menunjukkan autisme tidak sama dengan retardasi-mental," katanya. ...dst 11 ) Badan Pengembangan SDM untuk Jamin Mutu Pendidikan http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/3/28/badan-sdm-pendidikan.aspx 28 Maret 2011 | Laporan oleh aline Jakarta ---- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh melantik Syawal Gultom sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan pada Senin (28/3) di kantor Kemdiknas, Jakarta. Keberadaan badan ini merupakan respons terhadap kebutuhan organisasi. Hal ini didasarkan bahwa sumber daya manusia (SDM) menempati posisi kunci dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan harus dikembangkan dan ditingkatkan secara terus menerus. ...dst 12 ) Soal Dana BOS, Daerah Balik Salahkan Kemdiknas Telat Akibat Sosialisasi Terlalu Singkat http://www.jpnn.com/read/2011/04/01/88359/Soal-Dana-BOS,-Daerah-Balik-Salahkan-Kemdiknas- Jum'at, 01 April 2011 , 01:02:00 RIAU - Pemerintah Daerah (Pemda) tak mau disalahkan sepihak akibat keterlambatan penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2011. Daerah balik menuding, kesalahan itu justru dilakukan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) karena terlalu singkatnya sosialisasi ke daerah. Akibatnya, seluruh pihak yang terlibat peyaluran dana BOS dengan mekanisme desentralisasi tidak memiliki pemahaman yang sama. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Riau, Neneng Suryani. Menurut dia, kurangnya pemahaman penyaluran dana BOS menyebabkan pencairan ke sekolah-sekolah di wilayahnya terlambat. "Ini hal baru bagi pemerintah daerah, dinas pendidikan, sekolah, namun sayangnya tidak maksimal pada sosialisasi, sehingga di lapangan tidak semua pihak memiliki pemahaman yang sama dengan yang ditentukan pusat, " ungkap Neneng ketika ditemui di kantornya di Riau, Kamis (31/3). ...dst 13 ) Penyair Taufik Ismail Enggan Komentari Dugaan Plagiarisme http://www.tempointeraktif.com/hg/sastra_dan_budaya/2011/03/31/brk,20110331-324231,id.html KAMIS, 31 MARET 2011 | 17:16 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta - Penyair Taufik Ismail tak bersedia memberikan komentar apa pun terkait dugaan plagiarisme terhadap puisinya. "Masih saya pelajari itu. Saya belum bisa berkomentar tentang itu," ujarnya saat dihubungi Tempo pada Kamis (31/3). Bahkan, ketika ditanyakan soal proses kreatif bagaimana puisinya,Kerendahan Hati, ditulis, ia berkali-kali menolak memaparkannya. Lagi-lagi Taufik, dengan nada bicaranya yang tergesa, mengelak dan beralasan hendak mempelajari puisinya terlebih dahulu. Dugaan plagiarisme puisi Taufik Ismail sangat ramai dibahas di jejaring sosial. Karyanya dituduh sangat mirip dengan puisi berjudul Be the Best of Whatever You Are karya Douglas Malloch. ...dst 14 ) Adakah Kebijakan Obat Nasional http://cetak.kompas.com/read/2011/04/01/03351156/adakah.kebijakan.obat.nasional 01 April 2011 Oleh Kartono Mohamad Pada awal tahun 1970-an Indonesia membuka kesempatan bagi industri farmasi internasional menanam modal di Indonesia. Mulailah PMA bidang farmasi berbondong-bondong masuk ke Indonesia. Pemerintah Indonesia waktu itu menetapkan, setelah lima tahun beroperasi, industri farmasi asing harus sudah memproduksi bahan baku di Indonesia. Kemudian, dibuka pula kesempatan bagi modal dalam negeri untuk membuka pabrik farmasi. Dalam waktu singkat jumlah merek dan jenis obat jadi di Indonesia meningkat cepat. Salah satu alasan dibiarkannya begitu banyak jenis dan merek obat adalah persaingan mereka di pasar sehingga harga makin murah. Sulit dimengerti bahwa pakar farmasi di Departemen Kesehatan menyamakan perdagangan obat dengan baju, yang semakin banyak merek semakin murah harganya. Persaingan obat dan baju sangat berbeda. Dalam produk konsumsi, seperti baju, konsumen dapat memilih dan memutuskan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal obat, terutama obat etikal, konsumen sama sekali tidak tahu mana yang harus ia beli, mana yang paling cocok dengan penyakitnya, dan mana yang mutunya lebih baik. Yang menentukan adalah dokter. Konsumen terpaksa membeli, berapa pun harganya. Maka, persaingan terjadi dengan cara membujuk dokter agar meresepkan produk tertentu. ...dst 15 ) Sekilas Dalam Negeri Kerugian Ekonomi Akibat Merapi Rp1,23 Triliun PSSI Pembekuan PSSI Pusingkan Pengurus Daerah Menpora: Pemerintah tidak Fasilitasi Lagi PSSI UU Tipikor KPK Sambut Baik Pemerintah Tarik Draft RUU Tipikor KPK Bersikeras Revisi UU Tipikor tidak Perlu KPK Sita Mobil Mewah Milik Hari Sabarno KPK Tahan Mantan Dirjen Perkeretaapian Pendidikan Menengah Siswa Pamekasan Gondol Emas International Mathematic Contest Disdik Luncurkan Mobil Teropong Waspadai Penipuan Sertifikasi Guru Lewat Telepon Kadisdik DKI: "Ini Bukan Salah Kirim!" (tunjungan ganda) Inilah Guru Korban "Salah Kirim" Itu Ketahuan.. BPK Temukan Tunjangan Ganda! Pendaftar SMK Melebihi Kuota Nama Munir di pakai jadi Nama jalan di Belanda Keluarga Apresiasi Munir Jadi Nama Jalan Umar Patek Umar Patek Tertangkap Bersama Istri Kemlu Pakistan Konfirmasi Penangkapan Tersangka Bom Bali Umar Patek Diperebutkan Empat Negara Polri Bawa DNA ke Pakistan (tertangkapnya Umar Patek) Kasus CitiBank Aliran Dana Pembobol Bank Dilacak (Kasus Citibank) Melinda Belikan Suaminya Mobil Hummer Andika Gumilang Terseret Kasus Melinda? Pakai Nopol Palsu, Ferrari Disita Korban Aksi Malinda Diduga Malu Lapor ke Polisi Polisi Tingkatkan Kerjasama dengan Perbankan Lain-Lain Program Nuklir Harus Propublik Sultan Maklumi Yogya Tak Masuk Koridor Ekonomi Nasional Jepang Hari Ini Radiasi Nuklir Jepang Kadar Rendah Selimuti Sebagian Cina Radiasi di Laut Lepas Pantai PLTN Jepang Meningkat Tajam IAEA Akan Gelar KTT Keamanan Nuklir Bantu Jepang, AS Kirim Robot Khusus Libya Hari Ini Dubes Inggris: Ini Bukan Tentang Minyak Serangan Pasukan Koalisi ke Libya Terhambat Cuaca Pemberontak Dipukul Mundur, Harga Minyak Meroket Kejatuhan Khadafy Tinggal Hitungan Hari NATO: Masa Depan Libya Ditentukan Rakyatnya Sendiri Menlu Libya Membelot ke Inggris Inggris Bantah Beri Suaka Menlu Libya Pesawat Inggris Bom Tank dan Kendaraan Lapis Baja Libya Obama Diam-diam Bantu Penentang Qadhafi

Related posts

*

*

Top