Berita Edukasi 29 Maret 2011

1 ) Mahasiswa Undip Galang Dana Bagi Febri http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/28/18190076/Mahasiswa.Undip.Galang.Dana.Bagi.Febri. Senin, 28 Maret 2011 | 18:19 WIB SEMARANG, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung di BEM Universitas Diponegoro Semarang, Senin (28/3/2011) menggelar penggalangan dana untuk membantu rekannya, Muhammad Febriyanto, yang hingga saat ini masih dirawat di Vietnam.Kegiatan mereka digelar di depan Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, dengan menempatkan peserta aksi yang masing-masing membawa kardus untuk menghimpun dana dari para pengendara di kawasan tersebut. Beberapa peserta aksi terlihat membawa gitar dan mengamen untuk menggugah kepedulian terhadap delegasi Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Undip yang telah mengharumkan nama Undip pada ajang "1st Vietnam International Choir Festival 2011" itu. Namun, pihaknya juga ingin mewujudkan bantuan guna meringankan beban Febri. "Kami ingin menggugah kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap penderitaan rekan kami yang telah mengharumkan nama Undip dalam ajang internasional itu, yang saat ini justru dirawat di Vietnam karena terkena pneumonia," katanya. ...dst 2 ) "Profesor" Lontarak Itu Berpulang... http://cetak.kompas.com/read/2011/03/29/03214424/profesor.lontarak.itu.berpulang... 29 Maret 2011 Muhammad Salim, penerjemah epos I La Galigo dan peneliti naskah lontarak, berpulang untuk selamanya, Minggu (27/3) sekitar pukul 18.30, dalam usia 75 tahun. Kepergiannya menyisakan keresahan keberlanjutan pendokumentasian dan pelestarian naskah lontarak di seluruh Sulawesi Selatan. Salim kelahiran Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 4 Mei 1936. Minggu sore, ia masih ikut rapat. Sabtu, ia mengundang Kompas mendiskusikan nasib Yayasan Budaya Sulawesi Selatan (YBSS), tempatnya mengabdi sebagai tenaga ahli bahasa Bugis, 5 tahun terakhir. Kepergiannya mendadak. "Seusai wudu, Bapak duduk lalu berbaring. Dadanya sakit. Setelah itu, Bapak pergi selamanya," kata Hj Djamiah (65), istri Salim selama 54 tahun, Senin. Salim tak pernah sakit keras. Pola hidupnya sehat. Ia rutin berolahraga pukul 04.30-06.30. Ia juga dikenal santun dan sederhana. Namanya dikenal seiring dedikasinya mendokumentasikan lontarak di seluruh Sulsel. Selain menerjemahkan Sureq Galigo selama 5 tahun 2 bulan atas biaya Universitas Leiden, Belanda, Salim berinisiatif mencari lontarak hingga ke pedalaman Sulsel, untuk diterjemahkan dan dibukukan. ...dst 3 ) Tegaskan Pemilihan Rektor ITS Sesuai Aturan http://www.jpnn.com/read/2011/03/28/88073/Tegaskan-Pemilihan-Rektor-ITS-Sesuai-Aturan- Senin, 28 Maret 2011 , 23:16:00 JAKARTA--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan tetap berpegangan pada hasil rapat senat dalam menanggapi gugatan 12 guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Mahkamah Agung (MA) mengenai proses pemilihan Rektor ITS. Ke-12 guru besar ITS Surabaya itu yakni Djauhar Manfaat, Bangun Mulyo Sukojo, Basuki Widodo, Joni Hermana, Indarto, Gede Wibawa, Tri Widjaja, Nonot Soewarno, I Nyoman Sutantra, Arief Widjaja, Ketut Buda Artana, Achmad Rosyidi. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdiknas, Joko Santoso mengatakan, sebelum pemilihan digelar, tentunya sudah ada kesepakatan mengenai aturan main pemilihan. Jika memang sudah ada kesepakatan, tentunya semua pihak harus menerima nama-nama calon yang terpilih berdasarkan aturan main itu. "Nah dalam proses pemilihan rektor ITS ini, saya punya bukti jika pimpinan ITS dan panitia pemilihan rektor sudah menyepakati. Sehingga, jika sekarang ada sekelompok kecil anggota senat yang mempermasalahkan, kami kembalikan ke pimpinan perguruan tinggi, karena kami berpegangan pada apa yang sudah disepakati," ungkapnya di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Senin (28/3). ...dst 4 ) Masalah Tambah, Mendiknas Bentuk Badan Baru http://www.jpnn.com/read/2011/03/28/88059/Masalah-Tambah,-Mendiknas-Bentuk-Badan-Baru- Senin, 28 Maret 2011 , 19:19:00 JAKARTA — Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh membentuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Tugas badan yang baru dibentuk itu adalah menyiapkan dan melakukan penjaminan mutu pendidikan. Menurut M Nuh, pembentukan badan tersebut disebabkan semakin beratnya permasalahan, tantangan dan persoalan yang dihadapi Kemdiknas baik dalam masalah internal birokrasi maupun dunia pendidikan. "Kami akui jika masalah di lingkungan Kemdiknas ini semakin berat, terutama dalam hal peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan," ungkap Nuh saat ditemui usai melantik Syawal Gultom sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Senin (28/3). "Kami memutuskan untuk membentuk suatu badan yang dapat menjamin mutu pendidikan di Indonesia. Namun dalam penggunanya adalah direktorat jenderal terkait," lanjutnya. ...dst 5 ) Yayasan Butuh Solusi http://cetak.kompas.com/read/2011/03/29/04215430/yayasan.butuh.solusi Selasa, 29 Maret 2011 Jakarta, Kompas - Polemik yayasan penyelenggara pendidikan yang belum menyesuaikan diri dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan butuh solusi. Namun, belum ada kejelasan cara penyelesaiannya. Secara hukum, sekitar 90 persen dari 21.000 yayasan pendidikan masuk kategori ilegal karena tidak menyesuaikan diri hingga tenggat tahun 2008. ...dst 6 ) Kemendiknas Kucurkan Dana Penelitian Ulang http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/389779/ Tuesday, 29 March 2011 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) siap mengalokasikan dana untuk penelitian ulang sejumlah merek susu formula yang saat ini beredar di pasaran.Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas Djoko Santoso mengatakan, pihaknya akan mengalokasikan dana penelitian ulang ini sesuai kebutuhan. "Tidak penting besarnya dana yang harus dikeluarkan, yang terpenting adalah adanya kejelasan susu formula mana yang aman dikonsumsi balita,"tuturnya. Kemendiknas telah menginstruksikan Institut Pertanian Bogor (IPB) agar melakukan penelitian ulang terhadap berbagai merek susu formula di pasaran untuk menekan keresahan masyarakat. Hasil penelitian ulang ini wajib diumumkan kepada masyarakat. Instruksi ini keluar setelah IPB,Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kementerian Kesehatan menolak mengumumkan merek-merek susu formula yang diketahui tercemar bakteri berbahaya enterobacter sakazakii berdasarkan hasil penelitian IPB pada 2003–2006. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengakui penelitian ulang terhadap sejumlah merek susu formula yang saat ini beredar di pasaran belum tuntas. ...dst 7 ) SENGKETA YAYASAN Dikti Ancam Bubarkan Unibo http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/28/17523363/Dikti.Ancam.Bubarkan.Unibo Senin, 28 Maret 2011 | 17:52 WIB BONDOWOSO, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Dikti-Kemdiknas) mengancam akan membubarkan Universitas Bondowoso, Jawa Timur, jika kemelut perebutan yayasan tidak kunjung selesai hingga 2 Mei 2011 mendatang. Selain itu, Universitas Bondowoso (Unibo) dilarang menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2011/2012. Ancaman itu disampaikan Dirjen Dikti kepada pengurus Yayasan Pendidikan Gotong Royong Bondowoso melalui surat keputusan nomor 1266/DS.1/T/2011 tanggal 11 Maret 2011. Surat tersebut ditandangani Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Dikti Achmad Jazidi. "Ini berdasarkan pasal 62 ayat (3) UU Sesdiknas dan pasal 30 huruf Kepmendiknas N0 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi. Semua pihak pemangku yayasan dan rektor supaya jangan arogan mempertahankan jabatan. Ketua yayasan dan rektor harus memiliki hati nurani," kata Ahmad Siddiq, mahasiswa Fakultas Hukum Unibo di Bondowoso, Jawa Timur, Senin (28/3/2011). ...dst 8 ) Bertahap, Seluruh STAIN jadi IAIN http://www.jpnn.com/read/2011/03/28/88069/Bertahap,-Seluruh-STAIN-jadi-IAIN- Senin, 28 Maret 2011 , 22:12:00 JAKARTA -- Demi perbaikan dan kualitas sistem pendidikan, sejumlah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dialih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Nantinya jurusan pada STAIN akan menjadi fakultas dan yang sebelumnya program studi akan menjadi jurusan. Proses alih status itu dimulai dari keluarnya surat dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) yang nantinya memerlukan persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Persetujuan Kemenpan dan RB diperlukan terkait perubahan status para aparat birokrasi. Misalkan, status kepala STAIN menjadi rektor saat menjadi IAIN. "Ada beberapa yang sudah kami setujui dan yang lainnya sedang dalam proses," kata Menpan dan RB, EE Mangindaan, Senin (28/3). ...dst 9 ) 450 Mahasiswa Unisba Ikuti Pesantren Calon Sarjana http://www.pikiran-rakyat.com/node/139669 SENIN, 28/03/2011 - 17:55 BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 405 calon sarjana Universitas Islam Bandung mengikuti pesantren calon sarjana Unisba selama satu minggu yang dimulai pada Senin (28/3). Pesantren dilakukan di dua lokasi berbeda yakni Kampus Unisba Jln. Tamansari Bandung dengan materi tentang persiapan dunia kerja serta Kampus Ciburial dengan materi pendalaman ilmu agama. Wakil Rektor I Unisba Prof. Edi Setiadi menuturkan, pesantren calon sarjana Unisba ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh calon sarjana Unisba. "Kalau tidak ikut maka mereka tidak bisa mengikuti ujian akhir sidang skripsi. Artinya tidak bisa diwisuda dan tidak bisa menjadi sarjana," katanya. (A-157/das)*** >>> 10 ) Siapkan Beasiswa S3 Internasional, Sulsel Anggarkan Rp 38 M http://id.berita.yahoo.com/siapkan-beasiswa-s3-internasional-sulsel-anggarkan-rp-38-20110328-054810-996.html 28 Maret 2011 REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan anggaran Rp 38 miliar untuk beasiswa 303 mahasiswa yang menjalani program S3 Internasional di enam negara selama 2011. Pihak Dinas Pendidikan Nasional Sulsel dalam rapat kerja dengan Komisi E DPRD Sulsel di Makassar, Senin (28/3), mengungkapkan anggaran tersebut untuk membiayai mahasiswa sepanjang 2009-2011 yang mengikuti beasiswa program doktor di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Jepang, Belanda dan Jerman. Kasi Pembangunan Manajemen Dinas Pendidikan Sulsel, Hairullah, menyebutkan jika anggaran tersebut naik dibandingkan 2010 yang hanya Rp 22,9 miliar, serta Rp 4,9 miliar di 2009. Kenaikan anggaran disebabkan jumlah penerima beasiswa bertambah 120 orang di 2011 yang tebagi dalam tiga kategori masing-masing, 70 mahasiswa untuk beasiswa murni, 25 mahasiswa Sulsel di luar negeri yang dibantu, dan 25 mahasiswa yang dalam proses penelitian ...dst 11 ) BEASISWA LUAR NEGERI Tawaran Rockefeller Foundation ke Italia http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/28/11403437/Tawaran%20Rockefeller%20Foundation%20ke%20Italia Senin, 28 Maret 2011 | 11:40 WIB KOMPAS.com — The Rockefeller Foundation menawarkan program beasiswa Bellagio Center Residency Program-Spring 2011. Beasiswa ini untuk mengikuti Residency Program, yaitu kesempatan tinggal dan studi di The Rockefeller Foundation Bellagio Center, Italia, selama empat minggu. Beasiswa ini terbuka bagi peneliti, ilmuwan, insan seni, jurnalis, penulis, aktivis lembaga swadaya masyarakat, pemerhati, atau pembuat kebijakan. Syaratnya, pelamar memiliki rencana untuk membuat sebuah proyek ilmiah, publikasi, karya tulis atau karya seni yang inovatif dan berpotensi memiliki impactyang besar. Kandidat yang berhasil menang akan diajak mengerjakan proyeknya itu di sebuah pusat penelitian dan studi di Italia. Mereka juga berkesempatan berdiskusi dengan para penerima beasiswa lain dari seluruh dunia. Untuk mengikuti program ini, informasi lengkapnya bisa dilihat di http://www.iie.org. Pendaftaran diharapkan sebelum 2 Mei 2011. ...dst 12 ) Kemendiknas Optimistis Program SMK Empat Tahun http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/03/213759/88/14/Kemendiknas-Optimistis-Program-SMK-Empat-Tahun Selasa, 29 Maret 2011 05:21 WIB JAKARTAMICOM:Penambahan waktu belajar bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari tiga menjadi empat tahun terus digenjot. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) optimistis sistem baru tersebut semakin meyiapkan jebolan SMK masuk dunia kerja. Direktur SMK Ditjen Pendidikan Menengah Kemendiknas Joko Sutrisno mengatakan, pemerintah tidak akan melepaskan begitu saja program baru tersebut. "Kami tetap melakukan intervensi diantaranya menambah jejaring latihan kerja bagi para siswa SMK," kata Joko di Jakarta, Senin (28/3). Ia menuturkan pihaknya telah bekerja sama meningkatkan kemampuan siswa SMK dengan PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia. Menurutnya, dua perusahaan tersebut selama ini belum memanfaatkan secara maksimal sumber daya modal, aset, dan teknologi yang dimiliki para siswa SMK. Joko mengakui selama ini lulusan SMK sedikit gamang ketika harus langsung masuk ke dunia kerja. Padahal, tambahnya lulusan SMK merupakan tenaga kerja yang belum terlalu berorientasi ekonomi. Ia menyebut program perpanjangan masa belajar bagi siswa SMK sudah dikaji untuk diterapkan di beberapa tempat. Siswa yang lulus SMK langsung dimasukkan dalam program pematangan kerja selama satu tahun. ...dst 12 ) Kemendiknas Tolak Tarik Buku Salah Edar http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/389776/ Tuesday, 29 March 2011 JAKARTA– Kementerian Pendidikan Nasional Nasional (Kemendiknas) bersikeras tidak akan menarik peredaran buku pengayaan yang tidak memenuhi persyaratan teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan 2010. Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendiknas Diah Harianti menegaskan, Kemendiknas tidak akan melakukan tindakan apa pun meski Komisi X DPR mengungkapkan ada 33% buku dari 895 judul buku pengayaan yang diterbitkan Kemendiknas salah edar karena tidak memenuhi persyaratan. "Kami tidak akan menarik buku-buku tersebut," tutur Diah di Jakarta kemarin. Diah menyatakan, pihaknya sudah menerima laporan dan daftar buku yang dibilang salah edar tersebut dari Komisi X DPR beberapa waktu lalu. Kemendiknas pun sudah melakukan konfirmasi atas daftar buku yang lulus dan yang tidak lulus penilaian dari bagian manajemen mutu penilaian Pusbuk. Diah mengungkapkan,akan mempelajari ratusan buku tersebut. Hasil pemeriksaan secepatnya akan diumumkan ke masyarakat umum. ...dst 13 ) Nge-Track, Mahasiswa RI di Amerika Ditangkap Polisi! http://kampus.okezone.com/read/2011/03/28/373/439803/nge-track-mahasiswa-ri-di-amerika-ditangkap-polisi Senin, 28 Maret 2011 - 18:17 wib SANTA CLARA - Aksi dua pemuda Indonesia ini tidak layak ditiru. Di negeri orang, mereka malah kebut-kebutan dan menabrak seorang perempuan. Deddy Chandra Purnama (25) dan Vincent Christopher Merganoto (19) ditangkap polisi Amerika Serikat (AS) karena kebut-kebutan dengan mobil mereka ketika ingin membeli makan. "Mereka setuju untuk berlomba," demikian laporan polisi seperti disitat dari Mercury News, Senin (28/3/2011). Chandra tinggal di San Fransisco, dan Vincent berdomisili di San Jose. Menurut laporan polisi, kedua pria ini menekan pedal gas mereka hingga mencapai kecepatan 112 km per jam di Boulevard Keily, minggu malam lalu. Vincent yang tercatat sebagai mahasiswa di De Anza College mengendarai Mercedes Benz. Dia menabrak mobil Honda yang dikendarai wanita berusia 23 tahun. Perempuan itu kini dalam keadaan kritis karena luka di bagian jantung dan otaknya. ...dst 14 ) Kemenkes Targetkan 90% RS Terakreditasi http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/389775/ Tuesday, 29 March 2011 JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 90% rumah sakit sudah terakreditasi pada 2014.Untuk mencapai hal tersebut, dalam jangka pendek ditargetkan 60% rumah sakit dapat mencapai akreditasi pada 2012. "Di era persaingan bebas, kita perlu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.Demi keamanan dan keselamatan pasien, maka perlu dilakukan akreditasi," tutur Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta kemarin. Untuk menuju target itu, Kemenkes telah melakukan pergantian keanggotaan Dewan Pengawas Rumah Sakit dan mengukuhkan 10 anggota Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). ...dst 15 ) Kondisi PLTN Fukushima I dan dampaknya pada Makanan dan Air (28/3) http://www2.indonesianembassy.jp/index.php?option=com_content&view=article&id=233%3Akondisi-pltn-fukushima-i-dan-dampaknya-pada-makanan-dan-air-283&catid=64%3Aupdate-pltn&lang=en Tuesday, 29 March 2011 00:37 Perkembangan PLTN Fukushima I Tingkat radioaktif di Gerbang Barat PLTN terus menurun dan proses pendinginan terus dilakukan dengan tenaga listrik dari generator luar. Sementara itu, 2 teknisi yang terpapar radiasi berat akibat terkena air genangan di gedung turbin reaktor No. 2 pada Kamis lalu, hari Senin ini telah meninggalkan RS National Institute of Radiological Science. ...cut... TEPCO telah mengkoreksi kadar radioaktif di air stagnan yang sebelumnya diberitakan sebelumnya 10,000 kali lipat. Setelah di re-assess, re-measure dan re-extract disimpulkan bahwa semuanya dibawah batas. Pemerintah Jepang melalui Ketua Sekretaris Kabinet, Yukio Edano, telah memperingatkan TEPCO agar tidak mengulangi kesalahan dan agar melakukan perhitungan radiasi secara seksama karena perhitungan tersebut sangat mempengaruhi keselamatan kerja para teknisi. ...dst 16 ) Libya Hari Ini Pemberontak Libya Mulai Ekspor Minyak Pemberontak menuju kubu Gaddafi Kadhafi Terdesak di Kota Kelahiran NATO Bombardir Kota Kelahiran Khadafy Pemberontak Berjanji Maafkan Pembelot Kubu Pendukung Gaddafi Pemberontak Libya Akan Adili Gaddafi di Libya Setelah Menang Pemerintah Desak PBB Lakukan Gencatan Senjata di Libya Amerika Bantah Mengincar Minyak Libya Rusia Khawatir Serangan Barat ke Libya Obama Berupaya Yakinkan Publik Sekutu Tidak Akan Persenjatai Pemberontak Libya Ajdabiya Direbut Anti-Khadafi Jepang Hari Ini Kondisi PLTN Fukushima I dan dampaknya pada Makanan dan Air (28/3) Laut Jepang Miliki Kadar Iodium Radioaktif 1.150 Kali Lipat Tepco Minta Bantuan ke Prancis Ini Data Terbaru Korban Bencana Jepang Instalasi Air Jepang Diingatkan akan Hujan Radioaktif Mesir Mubarak dan Keluarganya Jalani Tahanan Rumah Hosni Mubarak Jadi Tahanan Rumah? Dalam Negeri Ekonomi Jepang Batalkan 7 Investasi di Batam Pemerintah Akan Ajukan Pinjaman ke ADB dan IDB Rp 5,6 Triliun Pendapatan per Kapita Bisa Tembus USD5.000 (target thn 2014) Politik Penangkapan oleh Intelijen Dikhawatirkan Jadi Penculikan Dipanggil KPK, Megawati Merasa Dipermainkan Pram: Jika Lemahkan KPK, DPR Lemahkan Bangsa Saksi Beber "Cincai-cincai" dengan BPK Pendidikan Biaya Sosialisasi Undang-Undang Pramuka Rp 5 Miliar Lika-Liku Puskurbuk Tersandung Buku 500 Sekolah DIY Jadi Percontohan Rp 139,6 Miliar, Jangan Terbuang Percuma (dapodik 2010) Tari Bali Didaftarkan ke UNESCO PLTN Indonesia Perlu PLTN PLTN Tetap Akan Dibangun NU Tolak Indonesia Bangun Pembangkit Nuklir PSSI Pemerintah Tak Akui Nurdin 14 Butir Keputusan Pemerintah Soal PSSI Sepak Bola Menjadi Korban CPNS Mangindaan Lepas Tangan Soal Tes Ulang CPNS Boltim

Related posts

*

*

Top