Berita Edukasi 19 Maret 2011

1 ) Kemdiknas Siapkan Aturan Integrasi PTN http://www.jpnn.com/read/2011/03/18/87131/Kemdiknas-Siapkan-Aturan-Integrasi-PTN- Jum'at, 18 Maret 2011 , 20:02:00 JAKARTA — Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan menerbitkan suatu kebijakan yang mengatur tentang integrasi antar-perguruan tinggi negeri (PTN). Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiknas, Djoko Santoso mengatakan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di lingkungan pendidikan tinggi. Djoko mencotohkan, bentuk integrasi itu antara lain PTN dapat menggelar suatu kegiatan belajar mengajar secara bersama-sama. Sehingga nantinya, ijazah yang dikeluarkan pun dapat ditandatangi oleh salah satu rektor PTN yang saling bekerjsasama. "Misalnya, Universitas Indonesia melakukan kerjasama dengan menggelar kegiatan belajar bersama dengan Universitas Gadjah Mada. Maka nantinya ijazah yang dikeluarkan bagi siswa dapat ditandatangani oleh salah satu dari kedua Rektor perguruan tinggi tersebut, baik UI maupun UGM," kata Djoko ketika ditemui usai menutup Rembuk Pendidikan Nasional di 2011 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdiknas, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/3). Djoko menjelaskan, bentuk integrasi antar-PTN tersebut juga untuk memungkinkan dosen atau tenaga pendidik di satu PTN diperbantukan untuk mengajar di PTN lainnya...cut... Permendiknas ini ditargetkan akan terbit pada tahun 2011 ini. "Sehingga aturan Permendiknas mengenai integrasi antar PTN ini dapat diimplementasikan tahun 2012 mendatang," ujarnya. (cha/jpnn) ...dst 2 ) Dirjen Dikti: Pendidikan Tinggi akan Diintegrasikan http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/18/170664-dirjen-dikti-pendidikan-tinggi-akan-diintegrasikan Jumat, 18 Maret 2011, 19:27 WIB REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK--Kementerian Pendidikan Nasional akan melakukan integrasi antara perguruan tinggi negeri sebagai efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan di pendidikan tinggi. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendiknas Djoko Santoso pada acara Rembuk Nasional Pendidikan di Depok, Jumat mengatakan integrasi yang dimaksud ialah antara perguruan tinggi bisa melakukan satu kegiatan belajar bersama dengan satu ijazah yang akan dikeluarkan bagi lulusannya dengan tanda tangan rektor dari keduanya. Gelar bersama yang akan diberikan tidak hanya jenjang S1, namun juga S2 dan S3. Djoko menjelaskan, hal ini bisa dilakukan karena dosen diperbolehkan mengajar di perguruan tinggi yang berbeda. Kebijakan mengenai ini akan diperkuat dengan peraturan menteri yang tengah disusun kini. "Akan ada pertukaran dosen. Selama ini kan antara perguruan tinggi menyelenggarakan pendidikan sendiri-sendiri. Pada tahun ini mereka akan saling membagi," katanya. Mantan Rektor ITB ini menambahkan, tidak hanya dosen yang saling membagi namun berbagai fasilitas juga dapat dinikmati. ...dst 3 ) Nuh Bantah Resource Sharing untuk Pengiritan http://www.jpnn.com/read/2011/03/18/87130/Nuh-Bantah-Resource-Sharing-untuk-Pengiritan- Jum'at, 18 Maret 2011 , 20:00:00 JAKARTA—Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh keberatan jika penerapan resource sharing atau berbagi sumber daya bidang pendidikan nasional diartikan sebagai bentuk pengiritan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas). "Resource sharing yang kami terapkan saat ini tidak selalu identik dengan efisiensi atau pengiritan anggaran. Tetapi, yang kami maksudkan adalah ketepatan dalam pemanfaatan anggaran," tegasnya ketika ditemui usai acara penutupan Rembuk Pendidikan Nasional di 2011 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdiknas, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/3). Mantan Menkominfo ini menjelaskan, sejak dulu aturan atau tata kelola sumber daya manusia di bidang pendidikan bisa dikatakan sangat rigid atau kaku. Menurutnya, hal ini justru tidak dapat saling memberikan keuntungan atau melengkapi antar satu bidang dengan bidang lainnya. Dicontohkan, di dalam proses peningkatan angka partisipasi kasar (APK), ternyata ditemukan banyaknya siswa yang harus bersekolah di sekolah terbuka, kejar paker A,B dan C di tempat yang kurang memadai karena terbatasnya fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, dengan penerapan resource sharing ini, fasilitas fisik sekolah regular dapat digunakan untuk anak-anak sekolah terbuka dan sejenisnya termasuk tenaga pengajarnya. ...dst 4 ) 930 Sarjana Disebar ke Pelesok Tanah Air http://kampus.okezone.com/read/2011/03/18/373/436455/930-sarjana-disebar-ke-pelesok-tanah-air Jum'at, 18 Maret 2011 - 18:27 wib LUMAJANG - Pemerintah tengah berusaha untuk menekan tingkat pengangguran, salah satunya dengan mengirimkan 930 orang lulusan sarjana ke berbagai daerah pedesaan yang tersebar di 31 provinsi di Indonesia. Program ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program Pendayagunaan Tenaga Kerja Sarjana Sebagai Penggerak Perluasan Kesempatan Kerja Pedesaan (TP2K2P). "Para Sarjana pendamping itu bertugas untuk menggerakkan, melatih dan mendampingi masyarakat dalam menciptakan kesempatan kerja baru sehingga dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan di pedesaan," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Jumat (18/3/2011). Sarjana pendamping yang diterjunkan ke pedesaan, lanjut Muhaimin merupakan lulusan perguruan tinggi yang belum memiliki pekerjaan tetap, namun berminat mengabdikan dirinya secara sukarela untuk membantu masyarakat. Mereka menjadi motivator, fasilitator, innovator, komunikator dan dinamisator bagi kelompok masyarakat yang didampinginya. "Dalam melaksanakan tugasnya, para sarjana pendamping itu harus mampu mempersiapkan program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan dan pengembangan usaha ekonomi produktif dan kewirausahaan," jelasnya. ...dst 5 ) Kurikulum Bencana Dianggap Seksi http://www.jpnn.com/read/2011/03/18/87144/Kurikulum-Bencana-Dianggap-Seksi-# Jum'at, 18 Maret 2011 , 23:21:00 JAKARTA— Kondisi geografis Indonesia yang berada di titik rawan gempa, membuat Universitas Indonesia (UI) semakin giat menggalakkan kurikulum kebencanaan yang sudah diterapkan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas). Rektor UI Rusliwa Gumilar Soemantri mengatakan, UI telah siap untuk bekerjasama dengan universitas luar negeri atau lembaga internasional lainnya untuk mengembangkan kurikulum kebencanaan. "Tentunya, kami akan mengemas dan mencitrakannya sedemikian mungkin sehingga akan mampu menarik peminatnya atau mahasiswa untuk mempelajari pengetahuan kebencanaan ini," ungkap Gumilar ketika ditemui usai acara penutupan Rembuk Pendidikan Nasional di 2011 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdiknas, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jumat (18/3). Sebenarnya, lanjut Gumilar, ilmu pengetahuan mengenai kebencanaan atau ilmu sains lainnya adalah bidang yang cukup `seksi' khususnya dari segi pendanaan internasionalnya. "Untuk bidang ini, banyak sekali beasiswa yang ditawarkan baik dari universitas dalam negeri dan luar negeri. Namun, untuk menarik peminatnya, tergantung bagaimana kita mengemasnya. Pasalnya, hingga saat ini sebagian besar perguruan tinggi kurang pandai mengemas bidang-bidang `seksi' tersebut," jelasnya. ...dst 6 ) Pererat Kerja Sama, UGM-Campus France Tukar-menukar Dosen http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/18/170584-pererat-kerja-sama-ugmcampus-france-tukarmenukar-dosen Jumat, 18 Maret 2011, 16:46 WIB REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mempererat kerja sama dengan Campus France dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam pertukaran dosen dan mahasiswa. "Kami datang ke Universitas Gadjah Mada dalam rangka mempererat kerja sama untuk meningkatkan kualitas dosen dan mahasiswa," kata Atase Bidang Teknik dan Kerja Sama Ilmiah Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis di Indonesia M Dominique Dubois di Yogyakarta, Jumat (18/3). Menurut dia usai bertemu dengan jajaran pimpinan UGM, salah satu hal penting yang dibahas dalam pertemuan itu adalah program 'joint dissertation' dan 'fast track' bagi dosen dan mahasiswa. "Hal itu sesuai dengan hasil kesepakatan Directorate General of Higher Education of Mone dengan Kedubes Prancis," katanya. Ia mengatakan, program 'joint dissertation' ditujukan kepada dosen yang bergelar master, sedangkan program 'fast track' untuk mahasiswa yang memiliki prestasi akademik terbaik. Melalui program 'fast track', menurut dia, mahasiswa terbaik S1 di UGM dapat menjalani tahun pertama S2-nya di Prancis. ...dst 7 ) Undip Urutan Empat PTN Pilihan SNMPTN Undangan http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/18/170704-undip-urutan-empat-ptn-pilihan-snmptn-undangan Jumat, 18 Maret 2011, 21:00 WIB REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Universitas Diponegoro Semarang, Provinsi Jawa Tengah menduduki urutan ke empat dari 60 perguruan tinggi negeri yang dipilih peserta Seleksi Nasional Masuk PTN atau SNMPTN jalur undangan. Rektor Undip, Prof. Sudharto P. Hadi di Semarang, Jumat (18/3), mengatakan jumlah pendaftar Undip melalui SNMPTN jalur undangan hingga batas akhir pendaftaran pada 12 Maret lalu mencapai 22.732 orang. Dengan jumlah pendaftar sebanyak 22.732 orang itu, kata dia, Undip menduduki peringkat empat dari total pendaftar sebanyak 132.000 orang yang mendaftar di 60 PTN yang ikut SNMPTN jalur undangan. Menurut dia, jumlah pendaftar SNMPTN jalur undangan sebenarnya dipengaruhi oleh banyaknya program studi yang ditawarkan, semakin banyak program studi yang dimiliki tentunya memengaruhi jumlah pendaftar. Ia menyebutkan urutan pertama adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan 68 program studi, kedua Universitas Indonesia dengan 55 program studi, dan ketiga Universitas Padjajaran dengan 51 program studi. "Undip menduduki urutan empat dengan 43 program studi yang ditawarkan. Pendaftar terbanyak pada Fakultas Kedokteran dengan 2.219 pendaftar pilihan pertama dan 2.729 pendaftar pilihan kedua," katanya. ...dst 8 ) UI akan Pilih Fakultas Terhijau http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/lingkungan/11/03/17/170355-ui-akan-pilih-fakultas-terhijau Kamis, 17 Maret 2011, 19:35 WIB REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK--Universitas Indonesia (UI) akan melakukan pemilihan fakultas terhijau di bidang lingkungan hidup. "Nantinya akan ada sistem pemeringkatan setiap fakultas yang memperhatikan lingkungan," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Kamis. Menurut dia, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk melihat perspektif akan pemeliharaan lingkungan dan pengembangan energi yang sustainable di fakultas-fakultas. Dikatakannya, pemeringkatan tingkat fakultas di lingkungan UI tersebut katanya mengusung nama UI Green Metric Faculty Raning 2011. Lebih lanjut ia mengatakan, UI Green Metric Faculty Ranking 2011 merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan di UI dalam meningkatkan performa setiap Fakultas dalam memelihara lingkungan dan menyikapi isu-isu mengenai sustainable environment. ...dst 9 ) IA ITB Sulsel Bimbing Siswa Masuk PTN Favorit http://kampus.okezone.com/read/2011/03/18/373/436402/ia-itb-sulsel-bimbing-siswa-masuk-ptn-favorit Jum'at, 18 Maret 2011 - 17:07 wib MAKASSAR - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Sulawesi Selatan (IA ITB Sulsel) memberikan bimbingan khusus bagi siswa asal Sulsel guna mendorong mereka masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) favorit Indonesia. Hal itu diungkapkan Ketua IA ITB Sulsel Hariyadi Kaimuddin mengatakan, bimbingan khusus itu akan diberikan selama tiga pekan. "Kami menargetkan, mereka bisa lulus seleksi masuk PTN favorit lima besar Indonesia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS)," ujarnya kemarin. Saat ini, IA ITB Sulsel sedang melakukan seleksi siswa yang berhak mengikuti bimbingan khusus itu. Mereka direkrut sejak 4 Maret 2011 lalu. Hingga sekarang, 1.257 orang telah mengikuti tes seleksi. Hariyadi menargetkan, 2.000 siswa dapat menjadi peserta seleksi itu. "Pada 20 Maret nanti, siswa wilayah Makassar, Gowa, Maros, Pangkep dan Takalar akan mengikuti seleksi di SMA Islam Athirah Makassar," tutur pimpinan NV Haji Kalla ini. ...dst 10 ) Con Block dari Kulit Kerang ala ITS http://kampus.okezone.com/read/2011/03/18/372/436357/con-block-dari-kulit-kerang-ala-its Jum'at, 18 Maret 2011 - 16:28 wib SURABAYA - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membuat penemuan yang ramah lingkungan. Para mahasiswa dari Jurusan Teknik Sipil ITS ini menggunakan bahan limbah tangkapan laut yaitu kulit kerang laut, menjadi bahan konsentrat bahari bangunan. Menurut para mahasiwa, Deni Erfianto, Prayogi, dan Helda, kerang dimanfaatkan untuk membuat Porous Concrete, semacam con block (bahan bangunan yang digunakan untuk perkerasan) yang digunakan sebagai lantai parket atau taman. "Con blok itu memiliki fungsi hijau, yakni air bisa meresap ke dalam tanah sehingga tidak menyebabkan banjir. Sisi ekonomisnya adalah memanfaatkan barang yang terbuang," ujar Deni, yang sedang menjalani semester enam. Porous Concrete memiliki kekuatan 18 mpa. Kini, Deni dan kawan-kawan tengah berupaya menambah kekuatan hingga 20 mpa. ...dst 11 ) BEASISWA LUAR NEGERI Tertarik Ambil "Master" ke Arab Saudi? http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/18/15241875/Tertarik.Ambil.Master.ke.Arab.Saudi. Jumat, 18 Maret 2011 | 15:24 wib KOMPAS.com - King Fahd University of Petroleum and Minerals, Saudi Arabia, membuka penawaran beasiswa program Master dan PhD di bidang teknik dan sains tahun akademik 2011/2012. Beberapa bidang studi yang dibuka untuk meraih beasiswa ini di antaranya Teknik Luar Angkasa, Teknik Arsitektur, Teknik Kimia, Perencanaan dan Tata Kota, Teknik Komputer, dan lain-lainnya. Pelamar disyaratkan memiliki IPK minimal 3,00 dengan skala 4,00. Bagi yang berminat, informasi mengenai program studi dan skema beasiswa bisa dilihat di situshttp://www.kfupm.edu.sa. Batas pengiriman aplikasinya secara online hanya dibuka sampai 6 April 2011. >>> REMBUK NASIONAL 2011 12 ) Tiga Isu Rembuk Nasional Pendidikan http://kampus.okezone.com/read/2011/03/18/373/436195/tiga-isu-rembuk-nasional-pendidikan Jum'at, 18 Maret 2011 - 10:48 wib DEPOK - Ada tiga isu utama yang dibahas oleh tujuh komisi dalam Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011. Ketiga isu tersebut, yaitu berbagi sumber daya, penintegrasian proses, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh memaparkan, ketiganya merupakan strategi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). "Gunakan tiga hal itu sebagai acuan penerapan efisiensi dan efektivitas di lingkungan Kemendiknas, bahkan unit terkecil sekalipun. Jika kita konsisten dengan upaya ini, maka hasilnya akan terlihat secara kolektif," kata Nuh di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (d/h Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai) Kemendiknas, Bojongsari, Depok, Jumat (18/3/2011). ...dst 13 ) Banyak Hasilnya, Ditunggu Realisasinya http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/18/16274643/Banyak.Hasilnya.Ditunggu.Realisasinya Jumat, 18 Maret 2011 | 16:27 wib DEPOK, KOMPAS.com - Konsep efisiensi dan efektifitas yang dijadikan acuan dalam sidang komisi di Rembuk Nasional Pendidikan (Rembuknas) 2011 menghasilkan sejumlah hal terkait pelaksanaan tiga pilar efisiensi dan efektifitas itu, yaitu berbagi sumber daya, integrasi proses, dan penggunaan TIK. Untuk pilar berbagi sumber daya, dihasilkan suatu kesimpulan perlunya perluasan cakupan pendidikan anak usia dini (PAUD) secara holistik dan integratif, pemanfaatan fasilitas sosial yang ada di masyarakat untuk penyelenggaraan PAUD, SD dan SMP satu atap, berbagi fasilitas satuan pendidikan SD paket A, SMP paket B-SMP Terbuka, SMA paket C dan SMK pendidikan vokasi berkelanjutan, serta pemberdayaan satuan pendidikan formal untuk penyelenggaraan program pendidikan orang dewasa (POD). ...dst 14 ) Desentralisasi Dinilai Belum Menjawab Kebutuhan Pendidikan http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/18/170700-desentralisasi-dinilai-belum-menjawab-kebutuhan-pendidikan Jumat, 18 Maret 2011, 20:37 WIB REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Mentri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengatakan pelaksanaan desentralisasi pemerintahan seharusnya mampu menjawab isu-isu efesiensi pelayanan pendidikan. Namun faktanya hingga kini, kondisi jauh dari yang diharapkan. "Fakta menunjukkan efesiensi pelayanan pendidikan di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan, meski desentralisasi pemerintahan telah lama diwujudkan," katanya dalam orasi ilmiah saat penganugrahan gelar Doktor Honoris Causa di kampus Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Jumat. Beberapa faktor penyebab, kata Gamawan diantaranya adalah prinsip efesiensi ekonomi kerap dikesampingkan dibanding rasionalitas sosial dan politik. Motif politis cenderung kuat dalam meningkatkan layanan pendidikan tetapi justru mengabaikan prinsip efesiensi. Selama ini kecenderungan menguatnya komitmen politik kepala daerah dalam pelayanan pendidikan, tidak didukung oleh kebijakan yang stategis, katanya. ...dst 15 ) Sistem Penggajian PNS Diubah http://www.jpnn.com/read/2011/03/19/87149/Sistem-Penggajian-PNS-Diubah- Sabtu, 19 Maret 2011 , 01:29:00 JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) saat ini tengah menggodok sistem penggajian PNS berdasarkan jabatan. Itu berarti, sistem penggajian yang berlaku sekarang bagi pegawai negeri, di mana gaji pokok ditentukan sama bagi PNS berpangkat sama, akan ditiadakan."Sistem penggajian yang akan datang akan menggunakan pemeringkatan jabatan, yaitu bobot jabatan berdasarkan beban kerja dan tanggung jawab serta capaian kinerja dari pegawai negeri," ungkap Deputi SDM bidang Aparatur Kemenpan-RB Ramli Naibaho di Jakarta, Jumat (18/3). Saat ini, lanjutnya, Kemenpan-RB sedang melakukan analisa dan evaluasi jabatan serta menyusun aspek maupun variabel pengukuran kinerja pegawai negeri untuk mendapatkan peringkat jabatan. Di samping pengukuran kinerja pada masing-masing instansi baik pusat maupun daerah. "Perumusan penggajian pegawai negeri salah satunya berpatokan pada konvensi ILO Nomor 100 yang menyatakan gaji yang sama dengan pekerjaan sama. Ini sejalan dengan Pasal 7 ayat 1 UU No 43 Tahun 1999 yang menyatakan setiap pegawai negeri berhak memperoleh gaji yang adil dan layak sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawabnya," urainya. ...dst 16 ) Indonesia Bakal Kelebihan 300.000 Guru http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/18/13502764/Indonesia.Bakal.Kelebihan.300.000.Guru Jumat, 18 Maret 2011 | 13:50 wib DEPOK, KOMPAS.com — Pemetaan Kementerian Pendidikan Nasional menunjukkan jumlah guru di Indonesia mengalami kelebihan sekitar 300.000 guru. Hal tersebut dikatakan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh saat menggelar jumpa pers penutupan Rembuk Nasional Pendidikan 2011 di Depok, Jumat (18/3/2011). "Kebutuhan guru kita jika dipetakan sampai 2014 itu lebih dari 300.000," kata Nuh kepada wartawan. Pemetaan tersebut, lanjut Nuh, dilakukan melalui mekanisme yang ada pada saat ini. Jika diatur dengan komposisi 1 : 24 (1 guru mengajar 24 siswa), maka kelebihan tersebut bisa turun menjadi sekitar 180.000 guru. Untuk itu, melalui program multigrade, guru bisa mengajar lebih dari satu pelajaran dan kelebihan jumlah guru bisa lebih diefisiensikan menjadi 40.000 guru. "Dengan komposisi 1 : 24 itu, kelebihan guru bisa turun menjadi 180.000 guru. Jika diatur lagi kebutuhannya dengan multigrade, satu guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran, tetapi bisa dua atau tiga mata pelajaran yang sekelompok. Maka dar itu, kelebihan jumlah guru bisa turun hingga 40.000 orang," papar Nuh. ...dst Baca juga : Mendiknas: Kebutuhan Guru Ditekan Hingga 40 Ribu http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/11/03/18/170676-mendiknas-kebutuhan-guru-ditekan-hingga-40-ribu Jumat, 18 Maret 2011, 19:48 WIB 17 ) Seluruh Siswa Dijamin Bisa Ikut Unas http://www.jpnn.com/read/2011/03/18/87140/Seluruh-Siswa-Dijamin-Bisa-Ikut-Unas- Jum'at, 18 Maret 2011 , 22:11:00 JAKARTA -- Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menjamin seluruh siswa di seluruh Indonesia yang berhak mengikuti Ujian Nasional (Unas) akan diberikan kesempatan untuk mengikuti Unas. Hal ini terkait dengan adanya dua sekolah di Jayawijaya yaitu SD Inpres Landia, Distrik Pelebaga dan SMA Negeri Kurulu, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya yang terancam tidak bisa mengikuti Unas akibat tidak terdaftar dalam data base Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdiknas, Mansyur Ramli mengataan, pihaknya memang belum memperoleh informasi yang jelas mengenai masalah di kedua sekolah tersebut. ...dst 18 ) Pusat Tes Bahasa Inggris Tersangkut Kasus Korupsi http://kampus.okezone.com/read/2011/03/18/373/436381/pusat-tes-bahasa-inggris-tersangkut-kasus-korupsi Jum'at, 18 Maret 2011 - 16:34 wib LONDON - Pusat pengujian Bahasa Inggris universitas di Australia tersangkut kasus korupsi. Lembaga pengawas korupsi di AustraliaBarat melakukan investigasi atas dugaan korupsi di pusat tes yang biasa menggelar uji kompetensi visa agar bisa menetap, bekerja dan belajar di Negara Kanguru. Komisi Korupsi dan Kejahatan (CCC) Australia mengungkapkan, penyelidikan dilakukan di Pusat Tes Bahasa Inggris Universitas Curtin di Perth. Namun penyelidikan ini kemungkinan juga akan memeriksa pusattes lainnya seperti dikutip dari The Australian, Jumat (18/3/2011). Wakil Rektor Universitas Curtin Jeanette Hacket mengatakan, universitas menyadari adanya dugaan korupsi tahun lalu, dan segera melaporkan ke CCC. Hacket mengatakan petugas yang diduga menjadi pemicu kasus korupsi tidak lagi bekerja di sana. Selama ini, Pusat Tes Bahasa Inggris Universitas Curtin paling banyak digunakan untuk tes visa imigrasi.CCC mengatakan audiensi publik akan dimulai pekan depan, untuk menyelidiki apakah ada pejabat publik dimasa lalu atau kini yang terlibat dalam perbuatan tercela ini dan International English Language. ...dst 19 ) Berita Jepang hari ini Menjadi Relawan di Tengah Goyangan Gempa Agung Minta Relawan Indonesia Jauhi Radiasi Nuklir Tim Kemanusiaan RI Tiba di Jepang WHO : Radiasi Jepang Menyebar dalam Skala Lokal BPOM: Makanan Asal Jepang Harus Bersertifikat Bebas Radioaktif Tepco Minta Izin Tarik Semua Pekerja dari PLTN Fukushima Skala Radiasi Nuklir Jepang Dinaikkan Ancaman Nuklir Naik ke Level 5 Jepang Kewalahan Hadapi Krisis Nuklir Berpacu dengan Waktu, Jepang Semprotkan Air Lagi ke PLTN Fukushima Tak Ada "Hiroshima" di Fukushima Tidak Tepat Kaitkan Bencana Tsunami dengan Bantuan Luar Negeri Jepang Menlu: Jepang Secara Transparan Umumkan Perkembangan Radioaktif Pemerintah Tak Larang WNI Pergi ke Jepang Indonesia Belum Pastikan akan Ikut Himbau Eksodus Sekjen ASEAN: Jepang Akan Bangkit Kembali Tinggal 112 WNI di Jepang yang Belum Lapor Hotel di Bali Bersiap Tampung Eksodus Warga Jepang (kecil kemungkinan krn mrk tak akan lari dari negaranya) Reaktor Nuklir Bocor, Wisatawan Jepang Batalkan 1.000 Kamar di Bali Jepang Pertimbangkan Untuk Timbun Reaktor Dengan Beton & Pasir Cek Radiasi, Thailand Mulai Skrining Penumpang dari Tokyo Amerika Kirim Pakaian Pelindung Radiasi Untuk Jepang Pemerintah Diminta Awasi Makanan Impor dari Jepang Ekspor Ikan ke Jepang Menurun 50 persen Libya dan Yaman Umumkan Gencatan Senjata, Pasukan Qaddafi Masih Lakukan Serangan Kemlu: Indonesia Ikuti Resolusi PBB untuk Libya Libya Mendapat Ultimatum Hentikan Serangan Secepatnya Abaikan Resolusi PBB, Pasukan Khadafi SerangPemberontak 41 Tewas, Presiden Yaman Umumkan Keadaan Darurat Pendidikan Menengah dalam negeri Kalla, "Gunakan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pengantar di Pendidikan Dasar" Pemerintah Tak Wajibkan Sekolah Internasional Gunakan Bahasa Inggris Seluruh Siswa Dijamin Bisa Ikut Unas Ujian Pendidikan Agama "Menyesatkan" Ujian Nasional Dinilai Sebagai Kebijakan Bohong Desentralisasi Dinilai Belum Menjawab Kebutuhan Pendidikan Pemda Berperan Majukan Dunia Pendidikan Ijazah Paket B tak Sah, 117 Siswa Bengkulu Batal Ikut UN Kurikulum Selalu Tertinggal Lain-Lain Indonesia Akan Selenggarakan ARF Disaster Relief Exercise 2011 Tekan Kecelakaan, 400 Stasiun KA Dipasang Proteksi Otomatis Indonesia Galang Dukungan untuk Kandidat Dirjen FAO Radiasi Reaktor Nuklir di PTATB tak Berpengaruh terhadap Lingkungan Teror Bom untuk Mengguncang Masyarakat Pemerintah Daerah Diminta Bantu Tangani Tuberkulosis Kongres Amerika Dinilai Tak Paham SKB Tiga Menteri

Related posts

*

*

Top