Berita Edukasi 13 Maret 2011

1 ) SNMPTN 2011 Jalur Undangan Diberi Perpanjangan Waktu Lengkapi Data Hingga Selasa (15/3) http://www.pikiran-rakyat.com/node/137825 12 Maret 2011 BANDUNG, (PRLM).- Para siswa yang sudah membayar biaya pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan diberi perpanjangan waktu untuk melengkapi data sampai Selasa (15/3) mendatang. Namun, untuk pendaftaran dari pihak sekolah tetap ditutup hari ini, Sabtu (12/3) pukul 12.00 WIB. Anggota Tim Teknis Panitia Pusat SNMPTN sekaligus Koordinator Jalur Undangan Yoni Kusmaryono mengungkapkan, pihaknya tidak memperpanjang waktu pendaftaran karena waktu yang diberikan cukup lama, yaitu enam minggu atau sejak 1 Februari lalu. Menurut Yoni, siswa yang bisa diberi waktu sampai 15 Maret adalah mereka yang sudah membayar dan telah direkomendasikan sekolahnya. "Kami menunggu sampai 15 Maret sebelum pukul 00.00 WIB. Ketika dia sudah direkomendasikan dan membayar pendaftaran, siswa tersebut memiliki hak untuk diseleksi jalur undangan. Kami memberi kesempatan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak bisa diprediksi seperti jaringan internet yang sulit," kata Yoni yang dihubungi Jumat (11/3). Yoni mengimbau agar pendaftaran dan melengkapi data bisa dilakukan secepat mungkin. Kalau memang sekolah sudah terlambat merekomendasikan siswanya pada tahun ini, kesempatan untuk mendaftar jalur undangan bisa dilakukan pada tahun depan atau mengikuti SNMPTN jalur tes tertulis. Pengumuman hasil seleksi jalur undangan akan berlangsung pada 18 Mei mendatang. (A-187/das)** >>> 2 ) UNS Coret Sekolah Curang http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/12/19501977/UNS.Coret.Sekolah.Curang Sabtu, 12 Maret 2011 | 19:50 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) akan mencoret sekolah yang diketahui berbuat curang dengan memanipulasi nilai rapor calon mahasiswa baru lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan. Pembantu Rektor I UNS Ravik Karsidi, Sabtu (12/2011) di Solo, mengatakan hal itu terkait dugaan salah satu sekolah yang melakukan manipulasi nilai untuk masuk ke perguruan tinggi lewat SNMPTN jalur undangan. Ravik mengungkapkan, UNS sampai sekarang belum menemukan adanya dugaan manipulasi nilai tersebut, tetapi apabila ada pasti akan ditindak. "Seleksi penerimaan calon mahasiswa baru lewat SNMPTN jalur undangan dilakukan dengan mesin atau komputer. Jadi, secanggih-canggihnya yang melakukan manipulasi nilai pastai akan ketahuan," katanya. Pendaftar seleksi calon mahasiswa baru lewat SNMPTN jalur undangan di UNS sudah mencapai lebih dari 7.000 orang dan ditutup 12 Maret 2011. ...dst 3 ) 3 Jurusan Ini Terfavorit di ITB http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/03/12/brk,20110312-319515,id.html SABTU, 12 MARET 2011 | 13:17 WIB TEMPO Interaktif, Bandung - Peluang masuk Institut Teknologi Bandung dari jalur seleksi tertulis tahun ini diperkirakan makin ketat. Pada tahun ini, ITB membuka 3.360 kursi untuk calon mahasiswa baru. Namun dari jumlah itu, 60 persen atau 2016 kursi bakal diisi calon mahasiswa dari jalur undangan. Sisanya, 40 persen atau 1.344 kursi bakal diperebutkan lewat jalur seleksi mahasiswa perguruan tinggi negeri (SMPTN) atau jalur seleksi tertulis.Misalnya jika tahun lalu daya tampung di sebuah jurusan favorit ada 200 kursi dan diperebutkan 2.000 peminat, maka mereka yang bakal ikut seleksi tertulis harus berjuang keras untuk memperebutkan 80 kursi. Sebab, 120 kursi atau 60 persen telah dialokasikan untuk peserta jalur undangan."Persaingannya memang makin besar," kata Wakil Rektor Bidang Akademik ITB Carmadi Machbub, Jumat (11/3). Menurut Carmadi, besarnya persaingan itu ada beberapa sebab. Pertama, mereka yang tidak lolos seleksi jalur undangan diperkirakan bakal mencoba masuk dari jalur seleksi tertulis. Kedua, peserta yang tahun lalu gagal lolos tes, akan mencoba ikut tes kembali. Berdasarkan peminat pada tahun lalu, inilah tiga fakultas atau sekolah menjadi pilihan favorit peserta ujian masuk ITB. 1. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ...dst 4 ) Peluang Masuk ITB Makin Ketat http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/03/11/brk,20110311-319225,id.html JUM'AT, 11 MARET 2011 | 09:13 WIB TEMPO Interaktif, Bandung - Peluang masuk Institut Teknologi Bandung dari jalur seleksi tertulis tahun ini diperkirakan makin ketat. Peserta kini harus bersaing keras memperebutkan sisa jatah kursi 40 persen. "Persaingannya memang makin besar," kata Wakil Rektor Bidang Akademik ITB Carmadi Machbub, Jumat (11/3). Menurut Carmadi, mereka yang tidak lolos seleksi dari jalur undangan diperkirakan bakal mencoba masuk dari jalur seleksi tertulis. Ditambah peserta yang tahun lalu gagal lolos tes, kompetisi bakal berjalan ketat seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun soal peluang dari jalur seleksi tertulis itu, rasionya mengikuti jatah yang ditetapkan ITB. Mulai tahun ini ITB menerapkan kebijakan baru dengan menghapus jalur khusus seleksi mandiri. ITB hanya mengisi 3.360 kursinya dengan memilih 60 persen lulusan Sekolah Menengah Atas terpandai lewat jalur undangan, sisanya 40 persen dari hasil seleksi nasional tertulis. ...dst 5 ) Teknik Informatika ITS Masih Paling Favorit http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/03/11/brk,20110311-319274,id.html JUM'AT, 11 MARET 2011 | 11:37 WIB TEMPO Interaktif, Surabaya - Jurusan teknik informatika masih menjadi yang terfavorit dalam penerimaan mahasiswa baru di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya tahun 2011. Pembantu Rektor I ITS, Prof Arif Djunaidy MSc PhD mengatakan, informatika yang memiliki dua jurusan yaitu Teknik Informatika dan Sistim Informasi dari tahun ketahun selalu menjadi yang terfavorit. "Hampir sama dengan kampus lainya, passing grade tertinggi tetap teknik informatika," kata dia Jum'at (11/3). Selain teknik informatika setidaknya ada enam program studi dari 22 program studi lainnya yang menjadi terfavorit di ITS. Jurusan itu secara berturut adalah Teknik Elektro, Teknik kimia, Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, dan Teknik Sistem Informasi. ...dst 6 ) Rembuk Pendidikan Nasional Bahas Masalah BOS http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/12/209641/88/14/Rembuk-Pendidikan-Nasional-Bahas-Masalah-BOS Sabtu, 12 Maret 2011 14:03 WIB JAKARTA--MICOM: Masalah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi salah satu bahasan penting dalam Rembuk Pendidikan Nasional (RPN) yang akan digelar Kemendiknas, 16-18 Maret 2011. "Ya pada pembahasan di Komisi tujuh tentang tata kelola akan dibahas tentang BOS," kata Sekjen Kemendiknas Dodi Nandika di kantor Kemendiknas, Jakarta, Sabtu (12/3). Saat menjawab sanksi finansial yang disiapkan terhadap daerah yang lamban mencairkan BOS pada waktu yang ditetapkan, Dodi menyatakaan sanksi finansial bisa dipercepat tahun ini. Menurut dia, sanksi bisa diberlakukan karena masih ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) yang masih dibahas. Di ranah APBNP inilah Kemendiknas dapat memberikan daftar daerah yang masih belum mengelontorkan dana bantuan sekolah atau BOS kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai bahan pertimbangan pengurangan dana pembangunan untuk daerah. Sebelumnya Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan sanksi finansial baru akan diberlakukan tahun depan karena anggaran tahun ini sudah diputuskan dan berjalan sesuai program yang dijadwalkan. Sekjen sependapat dengan Mendiknas bahwa sanksi finansial lebih efektif daripada surat teguran atau peringatan. ...dst 7 ) GEMPA DAN TSUNAMI JEPANG Puluhan Mahasiswa ITB di Jepang Dalam Kondisi Selamat http://www.pikiran-rakyat.com/node/137889 SABTU, 12/03/2011 - 16:53 BANDUNG, (PRLM).- Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang sedang menempuh studi di sejumlah universitas di Jepang dilaporkan selamat dari bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada Jumat (11/3). Rektor ITB Prof. Akhmaloka yang ditemui usai Kuliah Umum Menteri Riset dan Teknologi di Aula Barat ITB, Sabtu (12/3) mengatakan, pihaknya telah menerima informasi mengenai kondisi dosen dan mahasiswanya yang berada di Jepang pada Jumat sore, sesaat setelah tsunami melanda Jepang. Dari laporan sementara semua mahasiswa dan dosen yang sedang menempuh studi di Jepang dalam keadaan baik-baik saja dan selamat dari bencana tersebut. "Ada empat orang yang kebetulan tinggalnya di wilayah pesisir pantai, tetapi sudah lapor ke kami dan selamat. Saat kejadian mereka langsung lari ke gedung tinggi, dan sekarang pun mereka mengungsi ke gedung-gedung tinggi. Ada puluhan yang sekarang sedang kuliah di Jepang," kata Akhmaloka. Mayoritas, kata dia, yang saat ini sedang menempuh studi di Jepang adalah dosen ITB yang sedang mengambil S3 di Jepang. Selain itu ada beberapa mahasiswa S1 yang menerima beasiswa S2 di sana. "Paling banyak elektro, ada juga seni rupa," katanya. (A-157/A-88)*** >>> 8 ) Mahasiswa RI Jebolan Jepang Turun Tangan http://kampus.okezone.com/read/2011/03/12/373/434282/mahasiswa-ri-jebolan-jepang-turun-tangan Sabtu, 12 Maret 2011 - 13:11 wib JAKARTA - Jepang menjadi salah satu negara sasaran warga negara Indonesia (WNI) untuk menimba ilmu. Ketika Tanah Sakura berduka, mereka, baik yang tengah kuliah maupun yang telah lulus, berjibaku. "Saya sedih sekali melihat kondisi di sana," ujar Nufransa Wira Sakti, yang mengenyam pendidikan S2 di Yokohama National University dan S3 Niigata University, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Sabtu (12/3/2011). Menurutnya, mereka para alumni saling berhubungan satu sama lainnya via email, untuk mengetahui kondisi terkini. "Untung teman-teman saya selamat semua. Tapi memang ada yang terjebak di gedung selama tiga jam dan di dalam subway selama dua jam," ucapnya lega. Menurutnya, kondisi korban di sana saat ini telah ditangani pemerintah Jepang dengan profesional. Ketika gempa dan tsunami terjadi, penduduk yang terkena dampak gempa dan tsunami langsung mendapat pertolongan pertama seperti makanan minuman dan selimut. "Mereka sudah sangat ahli. Jadi mereka sudah menanganinya. Mereka sudah sangat siap (dengan bencana)," tutur Frans. Seperti dikutip di salah satu milis Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI), sejak gempa dan tsunami mereka sudah sibuk saling kordinasi untuk membantu rekan, kerabat, yang berada di Jepang. >>> 9 ) Alat Deteksi Tsunami Indonesia Dicuri http://www.pikiran-rakyat.com/node/137883 SABTU, 12/03/2011 - 15:46 BANDUNG, (PRLM).- Menteri Riset dan Teknologi RI Suharna Surapranata menuturkan, saat ini sejumlah alat deteksi gempa dan tsunami di sejumlah daerah di Indonesia raib dicuri oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Padahal kata Suharna, alat deteksi bernama "bouy" tersebut didatangkan dari Jerman dan memiliki harga yang cukup mahal. "Jadi yang penting dan harus diperbaiki adalah bagaimana kita menyadarkan masyarakat. Bukan hanya bahaya dari bencana yang rawan terjadi di Indonesia, tetapi juga bagaimana agar masyarakat sadar," katanya saat ditemui usai memberika kuliah umum di Aula Barat Institut Teknologi Bandung, Jln. Ganesa Bandung, Sabtu (12/3). (A-157/A-88)*** >>> 10 ) Gempa Jepang Geser Poros Bumi Sejauh 4 Inci http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/11/03/13/169005-gempa-jepang-geser-poros-bumi-sejauh-4-inci Ahad, 13 Maret 2011, 00:20 WIB REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO - Gempa bumi kuat disertai tsunami pada Jumat tak hanya meluluhlantakkan pesisir Jepang. Menurut US Geological Survey (USGS), gempa ini telah memindahkan pulau utama Jepang sejauh 2,4 meter dan me mengalihkan bumi dari porosnya."Pada titik ini, kita tahu bahwa salah satu stasiun GPS pindah sejauh 8 kaki (2,4 meter), dan kita telah melihat peta dari GSI (Geospatial Information Authority) di Jepang menunjukkan pola pergeseran atas area yang luas konsisten dengan pergeseran di daratan, "kata Kenneth Hudnut, seorang ahli geofisika dengan US Geological Survey (USGS). Laporan dari National Institute of Geophysics and Volcanology di Italia memperkirakan gempa berkekuatan 8,9 pada skala Ritchter telah menggeser bumi pada porosnya dengan hampir 4 inci (10 cm). Gempa, yang melanda Jumat sore di dekat pantai timur Jepang, menewaskan ratusan orang. Air setinggi 30 kaki menyapu sawah, menelan seluruh kota, menyeret rumah ke jalan raya, dan melemparkan mobil dan kapal seperti mainan. Di beberapa bagian, gelombang tinggi itu masuk hingga sejauh 10 km ke daratan di Prefektur Miyagi di pantai timur Jepang. Gempa kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Jepang dengan mengantarkan gelombang tsunami melintasi Samudera Pasifik, memicu peringatan tsunami untuk 50 negarahingga pantai barat Kanada, Amerika Serikat, dan Chile. Gempa memicu lebih dari 160 gempa susulan dalam 24 jam pertama - 141 berkekuatan 5,0 skala Richter atau lebih. Helikopter Pasukan Bela Diri Jepang tengah melakukan evakuasi korban tsunami di Minamisanriku, Prefektur Miyagi, kemarin.Tampak kerusakan masif akibat gempa 8,9 Skala Richter dan diikuti tsunami yang menerjang wilayah timur laut Negeri Matahari tersebut. Ratusan orang tewas dan puluhan ribu lainnya belum ditemukan sejak bencana terbesar di Jepang dalam 140 tahun itu terjadi. ...dst 11 ) Jepang Siaga Bencana Nuklir http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/386744/38/ Sunday, 13 March 2011 MINAMISOMA– Pemerintah Jepang dalam siaga penuh menghadapi kemungkinan bencana nuklir setelah terjadi ledakan di fasilitas nuklir Fukushima kemarin pagi. Ledakan reaktor nuklir itu akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) diikuti gelombang tsunami yang meluluhlantakkan wilayah timur laut Jepang Jumat lalu (11/3). Sekretaris Kabinet Jepang Yukio Edano menyatakan ledakan telah membuat Jepang harus "menghadapi situasi serius". Bagaimanapun, ledakan berpotensi menimbulkan bencana nuklir. Reaktor nuklir No 1 Fukushima meledak kemarin pagi. Sedikitnya 4 pekerja terluka dalam insiden tersebut. Dugaan sementara, ledakan disebabkan sistem pendingin yang gagal berfungsi menyusul gempa dan tsunami dua hari lalu. Perdana Menteri (PM) Jepang Naoto Kan langsung meninjau lokasi dari helikopter di atas fasilitas nuklir tersebut. Khawatir dampak ledakan meluas, Kan meminta warga yang tinggal pada radius 10 km dari fasilitas nuklir untuk segera dievakuasi. Sedikitnya 83.000 orang tinggal di sekitar fasilitas nuklir Fukushima. Situasi di Prefektur Fukushima membuat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) merilis pernyataan terbuka pada situs resmi mereka,Jumat (11/3). IAEA menegaskan gempa bumi dan tsunami telah mematikan sumber energi reaktor Daiichi,Fukushima. Bertepatan dengan ledakan kemarin pagi, Badan Keselamatan Industri dan Nuklir Kementerian Ekonomi,Perdagangan dan Industri Jepang menerima laporan bahwa ruang kontrol reaktor No 1 Fukushima mengindikasikan radiasi cukup tinggi. ...dst 12 ) Peneliti UGM-Kyoto University Petakan Aliran Lahar Merapi http://www.antaranews.com/berita/249694/peneliti-ugm-kyoto-university-petakan-aliran-lahar-merapi Sabtu, 12 Maret 2011 20:22 WIB Yogyakarta (ANTARA News) - Peneliti geologi dari Universitas Gadjah Mada dan Kyoto University, Jepang, melakukan pemetaan aliran lahar dingin Gunung Merapi yang melewati Sungai Opak dan Gendol, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi ancaman bahaya lahar dingin terhadap keberadaan kawasan Candi Prambanan," kata peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Bambang Widjaja Hariadi di Yogyakarta, Sabtu. Dalam pengamatan tersebut, menurut dia, ditemukan endapan lahar yang berupa pasir, kerikil, dan bongkahan batu masih berada sekitar enam kilometer dari wilayah Candi Prambanan. Selain itu, endapan material berupa pasir juga ditemukan di Sabodam Jabang Bayi di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, berjarak sekitar dua kilometer dari Candi Prambanan. "Kondisi tersebut sampai saat ini belum mengkhawatirkan. Justru yang membahayakan jika sudah membawa bongkahan batu-batu besar," katanya. ...dst 13 ) BANTUAN HUKUM Guru Hamili Murid, Ironi Pendidikan Kita http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/12/16230821/Guru.Hamili.Murid.Ironi.Pendidikan.Kita Sabtu, 12 Maret 2011 | 16:23 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat harus mengecam simplifikasi kejahatan dalam kasus pencabulan guru terhadap seorang murid yang terjadi dalam lingkungan sekolah yang merupakan sarana pendidikan. Sekolah seharusnya bertanggung jawab memberikan pendidikan yang tepat dan menjamin keamanan, serta memberikan perlindungan bagi para murid, terutama dari oknum guru. Demikian siaran pers disampaikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta kepada Kompas.com, Sabtu (12/3/2011), yang mendorong agar kasus pencabulan guru terhadap seorang murid segera diproses secara hukum dengan menggunakan perspektif yang tepat. Dalam siaran tersebut, yang menjadi korban kali ini adalah IS, seorang murid kelas III SMA Negeri I Babelan, Bekasi. IS saat ini seorang diri dan harus mengasuh anak hasil hubungannya dengan SA, yang tak lain adalah guru komputer di sekolah IS. IS terpaksa harus menghentikan pendidikannya dan kehilangan kesempatan untuk meraih cita-citanya. ...dst 14 ) Berita Lain-Lain Dijanjikan kesempatan Kerja Menteri BUMN Janjikan 6,6 Juta Kesempatan Kerja Baru Bocoran Wikileaks Jusuf Kalla Akui Bocoran Wikileaks Benar Amerika Dinilai Permainkan RI Yudhoyono Bukan 'Korban' Pertama Wikileaks Istana Apresiasi Permintaan Maaf Sidney Morning Herald Wapres: Indonesia Jalin Hubungan Serius dengan Australia DPR Kritisi Pemberitaan Sydney Morning Herald dan The Age Soal SBY Lain-Lain Pemerintah Belum Putuskan Penerimaan CPNS 2011 Libya Hari ini Ras Lanuf "direbut" pasukan pemerintah Liga Arab Desak PBB Tetapkan Zona Larangan Terbang di Libya Juru Kamera Al Jazeera Ditembak Mati Kameramen Al Jazeera Dikabarkan Tewas Dalam Serangan di Libya Liga Arab Setuju Zona Larangan Terbang Berita seputar Tsunami Jepang Jepang Dilanda Panik Nuklir Inilah Efek Radiasi Nuklir Jepang Siaga Bencana Nuklir Ada 82 WNI di Dekat Reaktor Nuklir yang Terbakar. Reaktor Nuklir di Fukushima Kembali Bermasalah Reaktor Nuklir Meledak, 140 Ribu Warga Jepang Dievakuasi Ledakan di Reaktor Nuklir Jepang Tingkat 4, Berpengaruh Lokal Tsunami di Jepang KBRI Tokyo: 165 WNI Selamat, 331 Masih Dicari 10 Ribu Warga Perfektur Miyagi Belum Ditemukan WNI di Sendai Jepang Butuh Bantuan Makanan Tenggelam Bersama Sendai Gempa Jepang Mempercepat Rotasi Bumi Gempa Jepang Geser Poros Bumi Sejauh 4 Inci Dunia Mulai Kirim Tim Bantuan Bencana ke Jepang Kapal Perang Amerika Tiba di Jepang Malaysia Juga Kirim Tim Penolong ke Jepang Provinsi Termiskin Afghanistan Tawarkan Bantuan Ke Jepang Indonesia Siap Bantu Jepang BNPB Didesak Segera Kirim Bantuan ke Jepang NU Jepang Buka Hotline 24 Jam Ekor Tsunami Jepang Sampai ke Jayapura Tsunami Rusakkan Seluruh Rumah di Pantai Holtekamp Surat dari Tokyo

Related posts

*

*

Top