Berita Edukasi 26 Februari 2011

1 ) Pendidikan Profesi Guru Belum Jelas http://cetak.kompas.com/read/2011/02/26/03561814/pendidikan.guru.belum.jelas Sabtu, 26 Februari 2011 Jakarta, Kompas - Pemerintah pusat dan daerah saling lempar tanggung jawab soal pendanaan penyelenggaraan pendidikan profesi guru. Hal ini mengakibatkan kuota 13.000 guru untuk dididik sampai Juli 2011 bisa tak tercapai. Pemerintah pusat hanya memberikan bantuan persiapan pendidikan profesi guru (PPG) kepada lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) negeri dan swasta yang ditunjuk. Sementara guru yang gajinya masih minim umumnya tidak berminat meraih gelar guru profesional lewat PPG yang biayanya bisa di atas Rp 10 juta untuk satu tahun. Supriadi Rustad, Direktur Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, di Jakarta, Jumat (25/2), mengatakan, PPG bagi guru dalam jabatan ini kuotanya untuk 13.000 guru. Jatah ini di luar kuota sertifikasi dari pemerintah pusat tahun ini yang dialokasikan 300.000 guru. Jalur ini dibuka untuk memberi kesempatan kepada daerah yang ingin mendapatkan kualitas guru profesional. Setelah guru lulus PPG, mereka dapat tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok. "Jika pemerintah daerah peduli dengan guru di daerahnya, seharusnya PPG guru didukung. Mereka bisa memilih guru yang memenuhi syarat untuk dibiayai. Ini semua tergantung dari daerah," kata Supriadi. Edy Heri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, mengatakan, pihaknya kesulitan menyediakan anggaran untuk PPG guru dalam jabatan untuk tahun ini. Anggaran daerah difokuskan untuk memberi beasiswa pendidikan S-1 bagi guru. ...dst 2 ) 35% Hak Suara Mendiknas Tak Akan Kebiri Otonomi Kampus http://www.detiknews.com/read/2011/02/24/105720/1578140/10/35-hak-suara-mendiknas-tak-akan-kebiri-otonomi-kampus Kamis, 24/02/2011 10:57 WIB Jakarta - Anggota Dewan Kehormatan Forum Rektor Indonesia, Eko Budiardjo, menilai Permendiknas No 24 Tahun 2010 telah mengebiri otonomi kampus. Namun hal itu dibantah Menteri Pendidikan Nasional, M Nuh. "Oh tidak benar itu (mengebiri)," ujar M Nuh saat berbincang dengan detikcom, Kamis (24/2/2011). Untuk diketahui, aturan dalam Permendiknas No 24 Tahun 2010 memberikan hak suara kepada Mendiknas sebesar 35 suara dalam pemilihan rektor. Meskipun diberi hak suara sebanyak 35 persen, Nuh yakin itu tidak akan terlalu berpengaruh, karena pada akhirnya rektor akan dipilih bersama. "Itu kan dipilih bersama. Jadi, kandidat rektor itu kan dipilih dari senat, senat yang menjaring dari awal mulai dari berapa puluh kemudian disisakan tiga untuk dipilih bersama. Tiga itu dipastikan yang terbaik," katanya. "Jadi senat dapat 65 persen, dan saya 35 persen. Saya nggak ambil banyak kok," tambahnya. Menurut Nuh, proses pemilihan seperti ini jauh lebih baik ketimbang sebelumnya, di mana keputusan mutlak di tangan Mendiknas. Baginya proses ini justru lebih demokratis. "Kalau dibandingkan yang dulu, senat hanya mengajukan tiga dan saya mutlak memilih dari yang tiga itu, tapi kan sekarang tidak mutlak lagi, senat tidak hanya bisa mengusulkan tapi juga ikut menentukan. Artinya ini terjemahan dari demokratisasi kuantitatif, tadinya saya mutlak sekarang nggak mutlak lagi," jelas Mendiknas. ...dst 3 ) Anies Ingatkan Polisi Untuk Menindak Pelaku Kekerasan http://www.antaranews.com/berita/247675/anies-ingatkan-polisi-untuk-menindak-pelaku-kekerasan Jumat, 25 Februari 2011 19:22 WIB Jakarta (ANTARA News) - Rektor Univesitas Paramadina Anies Baswedan, kembali mengingatkan perlunya tindakan nyata dan tegas dari penegak hukum kepada pelaku kekerasan. "Kejadian-kejadian seperti itu tidak boleh dibiarkan. Bila negara membiarkan kekerasan maka kekerasan akan menular, sehingga kekerasan bisa dianggap sebagai sesuatu yang `wajar`," katanya di Jakarta, Jumat. Dia menyatakan mendukung pernyataan para akademisi dan ulama tentang pentingnya mengembangkan budaya damai dan toleran, seperti disampaikan melalui siaran pers yang diterima ANTARA. Anies yang sedang berada di Turki itu mengirimkan pernyataan sikapnya, mengingat pentingnya bagi semua pihak untuk secara serius peduli pada kondisi bangsa belakangan ini. "Sebagai negara demokratis kita harus bisa memberi contoh bahwa demokratis bisa menghasilkan rasa aman dan damai," katanya. Sebagai rektor perguruan tinggi Islam yang dikenal toleran, ia menganggap bahwa seolah-olah ada ketidakacuhan di Indonesia, sehingga dirinya khawatir pembiaran dan penularan sedang terjadi di Indonesia. Anies menengarai bahwa Indonesia berada diambang ketidakpastian, akibat negara beberapa kali mendiamkan kekerasan. Hal itu membuat banyak orang marah dan sangat kecewa. ...dst 4 ) Riset Aplikatif Tantangan Serius http://cetak.kompas.com/read/2011/02/26/04001678/riset.aplikatif.tantangan.serius. Sabtu, 26 Februari 2011 Jakarta, Kompas - Masyarakat butuh inovasi teknologi untuk menunjang efisiensi dan daya saing produk, serta meningkatkan lapangan kerja dan pendapatan berkelanjutan. Itu tantangan serius perguruan tinggi untuk mendorong riset aplikatif. "Aplikasi riset perguruan tinggi secara umum belum bisa dipakai secara massal. Ini tantangan serius ke depan," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta Prasetyantoko, Jumat (25/2), dalam penyelenggaraan Atma Jaya Award untuk kegiatan riset. Sebanyak 16 hasil riset dipaparkan, meliputi 9 riset sosial dan 7 riset eksakta. Atma Jaya Award merupakan penghargaan tahunan bagi para periset, yang terdiri atas dosen di perguruan tinggi itu. Menurut Prasetyantoko, kegiatan riset LPPM ditujukan untuk pencapaian dua hal, yaitu menunjang dunia akademika dengan target diterima di berbagai jurnal ilmiah internasional. Pencapaian lainnya, hasil riset bisa mencapai tahap aplikasi teknis. ...dst 5 ) Mahasiswa Indonesia di Libya Juga Dapat Beasiswa http://www.detiknews.com/read/2011/02/26/043215/1579731/10/mahasiswa-indonesia-di-libya-juga-dapat-beasiswa?n991103605 Sabtu, 26/02/2011 04:32 WIB Jakarta - Tak cuma mahasiswa Indonesia di Mesir saja yang mendapatkan beasiswa akibat gejolak politik di negeri tersebut, Mahasiswa Indonesia di Libya juga mendapatkan beasiswa khusus. "Supaya kegiatan belajarnya tidak terganggu, kita di Satgas juga memutuskan untuk memberikan beasiswa khusus kepada mahasiswa yang akan kita transitkan di Tunis selama 3 bulan," kata Ketua Satgas Evakuasi WNI, Hassan Wirajuda di Binagraha, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (25/2/2011). Adapun besarnya beasiswa yang diberikan sebanding dengan mahasiswa di Kairo, Mesir. Tapi jumlahnya lebih banyak karena biaya hidup Kota Tunis lebih mahal dibanding di Kairo. Namun Hassa tidak menyebutkan jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada masing-masing mahasiswa. ...dst 5 ) Evakuasi WNI Lewat Tunisia http://cetak.kompas.com/read/2011/02/26/0337146/evakuasi.wni.lewat.tunisia Sabtu, 26 Februari 2011 JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah memastikan secepatnya mengevakuasi warga negara Indonesia keluar dari Libya untuk kemudian ditampung sementara di Tunisia, sebelum dilakukan langkah berikutnya. Saat ini tercatat sedikitnya 870 WNI berada di negeri bergolak tersebut.Hal itu diungkapkan Ketua Satuan Tugas Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) Hassan Wirajuda dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Michael Tene di tempat terpisah di Jakarta, Jumat (25/2). "Mereka akan ditampung di Tunisia selama lebih kurang 2-3 minggu. Jika kondisi di Libya membaik, WNI itu akan segera dikembalikan ke Libya. Namun, jika situasi semakin tidak menentu, mereka akan dievakuasi ke Jakarta," ungkap Hassan. Proses evakuasi tahap pertama, menurut Michael Tene dalam jumpa pers di Kemlu RI di Pejambon, Jumat, akan dilakukan dengan menggunakan pesawat TunisAir berkapasitas sekitar 260 kursi (seat) yang akan tiba dan diterbangkan dari Libya pada Jumat sekitar pukul 18.30 waktu setempat. Michael memastikan, perkembangan terakhir tidak ditemukan WNI yang menjadi korban dalam kekacauan di negara tersebut. ...dst 6 ) Hasil Studi: Lumpur Lapindo Terus Menyembur Hingga Tahun 2037 http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/lingkungan/11/02/25/166279-hasil-studi-lumpur-lapindo-terus-menyembur-hingga-tahun-2037 Jumat, 25 Februari 2011, 20:30 WIB REPUBLIKA.CO.ID,Berdasarkan studi yang dirilis di Journal Geological Society London, kawasan yang lebih sering disebut LUSI (singkatan dari "Lumpur" dan "Sidoarjo") kemungkinan akan menyemburkan lumpur abu sampai tahun 2037, akibat tekanan dari dalam bumi. Volume akan berkurang, tapi gas akan terus meresap selama puluhan tahun dan mungkin abad mendatang. "Perkiraan kami adalah bahwa hal itu akan memakan waktu 26 tahun hingga letusan melemah ke tingkat yang dapat dikelola dan untuk Lusi untuk berubah menjadi gunung berapi yang bergolak pelan," demikian ketua tim Richard Davies, profesor ilmu bumi di Durham University Inggris. Letusan Lusi di tahun 2006 menewaskan 13 orang. Pada puncaknya, gunung berapi menyembur lumpur sebanyak 40 kolam renang ukuran Olimpiade per harinya. Danau lumpur mengepung 12 desa dengan kedalaman hingga 15 meter dan memaksa sekitar 42.000 orang meninggalkan rumah mereka. Menurut studi, orang tidak bisa kembali ke kawasan, ancaman gunung berapi mungkin akan meningkat. ...dst 7 ) Akan Jadi UIN, IAIN Dapat Pinjaman Rp 270,5 M http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/02/26/138164/Akan-Jadi-UIN-IAIN-Dapat-Pinjaman-Rp-2705-M 26 Februari 2011 SEMARANG- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang memperoleh kucuran dana pinjaman berbunga lunak senilai 28,5 juta dolar AS atau setara Rp 270,75 miliar (kurs Rp 9.500) dari Islamic Development Bank (IDB). Dana tersebut diproyeksikan untuk membangun gedung atau fasilitas lokal baru dan laboratorium, termasuk penambahan alat-alat laboratorium menyesuaikan penambahan program studi eksak guna menyongsong konversi IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Dengan adanya penambahan minimal enam prodi eksak, kemungkinan besar ada penambahan satu fakultas baru. Pjs Rektor IAIN Walisongo Prof Muhibbin mengatakan, pinjaman itu berpola be four in one, maksudnya pengucuran sekaligus dengan tiga perguruan tinggi lain, yakni IAIN Medan, Jambi, dan Mataram. "Tiga IAIN itu proyeksinya juga berubah menjadi UIN. Sebab, tidak beres kalau sudah dibantu dana pinjaman besar, tetapi tidak ada perubahan signifikan," tuturnya, kemarin. Dia menjelaskan, rencanaya tahun 2012 bantuan IDB sudah turun bertahap hingga 2014, seiring selesainya pembangunan gedung. ...dst 8 ) UNS Terima 276 Mahasiswa PMDK Program Diploma l Hari Ini Diumumkan http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/02/26/138163/UNS-Terima-276-Mahasiswa-PMDK-Program-Diploma-l-Hari-Ini-Diumumkan 26 Februari 2011 SOLO - Sebanyak 276 calon mahasiswa program Diploma III dan IV diterima melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Mereka terjaring dari 845 pendaftar yang memenuhi syarat. "Total jumlah pendaftar ada 851 orang, dan hanya enam tidak memenuhi syarat. Mereka berasal dari 164 sekolah di Jawa dan 11 sekolah di luar Jawa. Terbanyak dari Jawa Tengah," kata sekretaris Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS Munawar Cholil SH MHum, kemarin. Mewakili Ketua Prof Dr Ravik Karsidi MS, dia mengatakan untuk mahasiswa program diploma UNS memang masih menerima dari jalur PMDK. Sebab, yang diatur dalam Permendiknas tentang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) hanya untuk program S1. "Ini tidak menyalahi aturan. Kalau mahasiswa program S1 tetap sesuai aturan, yakni jalur undangan nasional dan jalur ujian tulis. Khusus program diploma dikelola universitas, mahasiswa yang akan diterima 2.364 orang. Jadi, masih ada ujian tulis program diploma untuk menjaring 2.088 mahasiswa," kata dia. ...dst 9 ) KKN Undip Berdayakan Warga http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/02/26/138166/KKN-Undip-Berdayakan-Warga- 26 Februari 2011 BOYOLALI- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melakukan pemberdayaan warga desa di 15 desa Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, selama satu bulan. Pemberdayaan dilakukan di bidang pendidikan, kepemudaan, penyuluhan pertanian, peternakan, dan perkebunan. Pembantu Rektor III Undip Bidang Kemahasiswaan Drs Warsito SU mengatakan, para mahasiswa semester akhir itu ditugaskan memberi penyuluhan seperti perihal cara bercocok tanam yang baik, serta penyuluhan tentang pengolahan produk peternakan, pengadaan bibit unggul bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Boyolali. Sementara dalam bidang pendidikan, berupaya membuat taman baca bagi anak-anak, bimbingan belajar bagi para siswa sekolah SD dan SMP. "Di bidang kepemudaan, tim melakukan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan kesehatan reproduksi remaja," tuturnya saat mengunjungi tim KKN mewakili Rektor Prof Sudharto di Kecamatan Musuk, Boyolali, akhir pekan lalu. ...dst 10 ) Rektor Trisakti Harus Lengser http://kampus.okezone.com/read/2011/02/25/65/428686/rektor-trisakti-harus-lengser Jum'at, 25 Februari 2011 - 09:06 wib JAKARTA - Rektor Trisakti Thoby Mutis diminta untuk segera turun dari jabatannya menyusul adanya putusan eksekusi dari Mahkamah Agung (MA). Ketua Tim V Trisakti Anak Agung Gde Agung yang diberi mandat Yayasan Trisakti untuk mengembalikan Universitas Trisakti di bawah naungan Yayasan Trisakti menyatakan, adanya peringatan (anmaning) tersebut, artinya Thoby Mutis diminta untuk segera meninggalkan dan melepas jabatannya sebagai Rektor Universitas Trisakti dengan diberi waktu tenggat delapan hari. Seiring dengan adanya anmaning tersebut, lanjut Anak Agung, maka pihak tergugat yang sebanyak sembilan orang juga harus segera angkat kaki dari lingkungan Universitas Trisakti, termasuk Prof Dr Thoby Mutis, Avendi Simangunsong, SH., MM.; Prof. DR. H.A. Prayitno, dr. Sp. KJ, dan Drs. Immanuel Bonjol Siagian, MH. "Dengan Putusan itu berarti Yayasan Trisakti adalah Badan Pembina Pengelola Badan Penyelenggara dari Universitas Trisakti yang sah secara hukum," tegas Anak Agung. Sementara Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat Lexsy Mamonto menjelaskan, pihaknya sudah memanggil Thoby Mutis cs dan memberikan teguran sebagai tahap eksekusi. "Delapan hari sejak anmaning dilakukan, pihak termohon harus segera melakukan atau menjalankan keputusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap itu," tandasnya. ...dst 11 ) Lumpur Lapindo Semburan Diduga Baru Berakhir 26 Tahun Lagi ( Lumpur Lapindo ) Hasil Studi: Lumpur Lapindo Terus Menyembur Hingga Tahun 2037 (Journal Geological Society London) Eksplorasi Gas Lapindo Ditolak (Pemda Jatim khawatir tragedi terulang) Libya Evakuasi WNI Lewat Tunisia 262 WNI di Libya Mulai Dievakuasi ke Tunisia RI Upayakan Evakuasi 8 TKI yang Bekerja di Istana Presiden Khadafi Mahasiswa Indonesia di Libya Juga Dapat Beasiswa Krisis Libya Bisa Masuk Kategori Kejahatan Terhadap Kemanusiaan PBB: Ribuan Orang Tewas dalam Aksi Demo di Libya Tentara Kadhafi Rudal Demonstran di Masjid Kian Beringas, Tentara Libya Serang RS di Tripoli Inggris Bekukan Ratusan Triliun Aset Qadhafi Qadhafi Diisukan Tertembak, Harga Minyak Jatuh Ekonomi Subsidi Naik, Anggaran Dipangkas ( Harga Minyak ) Skenario Gejolak Minyak Disiapkan Akhir Tahun, Cadangan Devisa Mencapai 120 Miliar Dolar Pendidikan Madrasah dan SMK Insya Allah! Madrasah Gratis Terealisasi Medio 2011 Membatik Masuk Dalam Ujian Sekolah SMK Harga Obat Industri Farmasi Tunda Kenaikan Harga Soal Bea Masuk Bahan Baku Obat, Kemenkes Surati Kemenkue Oh Gayus Harta Gayus Ada di Empat Negara Janda Wartawan Terbunuh Minta Keadilan Istri Ridwan Salamun Surati Jaksa Agung (Isteri Wartawan SUN TV yang terbunuh) Kejaksaan Didesak Selidiki Tuntutan Ringan Pembunuh Wartawan Daftar Kepatuhan Demokrat Susun Daftar Kepatuhan Parpol Koalisi Putusan MK MK Putuskan Usia Minimal Pidana Anak 12 Tahun 18 Partai Minta MK Cabut UU Partai Politik MK hapus pasal penyadapan di UU ITE Kisah Nyata dalam Kehidupan Kisah Sri Zerrer 32 Tahun Mencari Ibunya (Bertemu Kembali setelah 32 tahun) Disembunyikan di Jok Mobil,Syifa Selamat PSSI Ganti Massa Pro-PSSI Segel Kemenpora Ibu-ibu Akui Dapat Rp 25 Ribu Plus Nasi Bungkus Susu Berbakteri Produsen Susu Dukung Penelitian Ulang

Related posts

*

*

Top